Suara.com - Rambut perempuan satu ini rontok 80 persen hingga hampir botak usai mengkalim tes pap smear memicu alopecia-nya. Dikutip dari The Sun, Chloe Sheehan, pertama kali diperingatkan oleh seorang penata rambut bahwa dia memiliki kebotakan seukuran koin di bagian belakang kepalanya pada Februari 2017.
“Ini terasa seperti akhir dunia bagi saya. Saya sama sekali tidak menyadarinya sampai hal itu ditunjukkan kepada saya," kata dia.
Chloe didiagnosis dengan alopecia areata - gangguan autoimun yang biasanya menyebabkan kerontokan rambut yang tidak dapat diprediksi, kadang-kadang mempengaruhi seluruh kepala.
Kondisi ini terjadi ketika sel darah putih menyerang folikel rambut, menyebabkannya menyusut dan memperlambat produksi rambut. Tidak diketahui secara pasti apa yang memicu sistem kekebalan tubuh untuk menargetkan folikel rambut.
Tapi Chloe berpikir bahwa tes pap smear untuk kanker serviks adalah katalisatornya.
"Saya pikir ini mungkin alasan kerontokan rambut saya karena kerangka waktunya tepat dan saya minta maaf karena saya tidak mendengarkan tubuh saya lebih banyak, tetapi itu hanya diagnosis diri saya."
Kerontokan rambut alopecia areata tidak permanen, dan rambut Chloe tumbuh kembali pada September 2017. Namun, pada November 2017, rambut Chloe mulai rontok lagi tapi kali ini menggumpal.
“Kali ini jauh lebih buruk. Waktu berhenti ketika Anda memegang rumpun rambut Anda terjalin di jari-jari Anda - rasanya memuakkan dan saya merasa saya benar-benar kehilangan kendali.
“Saya sangat takut untuk tertidur di malam hari karena banyaknya rambut di bantal saya di pagi hari.
Baca Juga: Menyentuh, Viral Tukang Potong Rambut Ikut Mencukur Kepala karena Klien Sakit Kanker
“Saya terjaga hampir setiap malam karena saya mengalami mimpi buruk seperti rambut saya rontok.
"Ketika saya melihat diri saya di cermin, saya akan menangis lagi dan kembali ke tempat tidur - itu adalah waktu yang sangat sulit bagi saya."
Pada bulan berikutnya, Chloe tidak bisa lagi mengenali dirinya di cermin dan telah kehilangan sekitar 80 persen rambutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi