Suara.com - Belakangan cukup sering dibahas mengenai isu bahaya makan tiram mentah atau fresh oyster. Hal ini muncul karena pemberitaan pembukaan restoran terbuka yang menyajikan makanan ini secara langsung, dan diklaim sebagai tiram segar yang lezat dan bermutu.
Namun demikian, ternyata di balik kelezatan tiram yang dikonsumsi mentah, tersimpan berbagai potensi bahaya dan resiko kesehatan. Nah dalam artikel ini, Anda akan disajikan beberapa bahaya makan tiram mentah. Bukan untuk menakuti, namun untuk memberikan pengetahuan untuk kewaspadaan.
Bahaya Makan Tiram Mentah
Sebenarnya kandungan dari tiram sendiri cukup kaya nutrisi dan menyehatkan. Namun ketika dikonsumsi mentah, risiko kesehatan justru meningkat.
- Resiko kontaminasi bakteri, hal ini dapat membuat orang yang mengkonsumsi tiram keracunan dan mengalami gangguan kesehatan.
- Resiko infeksi bakteri Vibrio Vulnificus dan Vibrio Parahaemolyticus, yang menimbulkan gejala keracunan berupa diare, muntah-muntah, dan demam.
- Resiko infeksi parah dan memicu septikemia, paling parah hal ini bisa memicu kematian.
- Tiram tidak dimasak mengandung merkuri, kadmium, dan timbal, yang masuk ke dalam daging tiram karena pencemaran air laut.
Sebenarnya secara langsung, tiram tidak memiliki kandungan racun atau zat berbahaya (kecuali yang hidup pada air laut yang sudah terkontaminasi). Namun bahaya akan datang saat tiram ini disajikan, atau disiapkan, dan terkena bakteri atau virus yang mencemarinya.
Ini mengapa banyak ahli kesehatan dan ilmu pengetahuan menyarankan untuk memasak tiram terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Mungkin rasanya tak akan sesegar ketika dikonsumsi langsung, namun cara ini terbilang lebih aman untuk kesehatan.
Cara Menghindari Risiko Keracunan
Tapi bagaimana dengan tiram yang dibudidayakan dan kebersihan airnya selalu dijaga? Meski dengan skenario seperti itu, risiko keracunan tetap akan ada. Jadi ada baiknya Anda juga tahu cara menghindari risiko keracunan saat mengkonsumsi tiram ini.
Jelas yang pertama adalah dengan memasak tiram terlebih dahulu. Meski kesegarannya akan sedikit berkurang karena sudah dimasak dan diberikan suhu tinggi, namun kelezatan dan manfaat baiknya akan tetap bertahan.
Baca Juga: Masih Pakai Handuk Badan untuk Mengeringkan Wajah? Hentikan Sekarang Juga, Ini Sebabnya
Itu tadi, sedikit informasi terkait bahaya makan tiram mentah yang bisa kami bagikan. Semoga bisa jadi informasi yang berguna untuk Anda, dan semoga selalu berada dalam keadaan sehat!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal