Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali sampaikan kabar baik, yaitu seluruh provinsi Indonesia dipastikan sudah mengalami penurunan kasus baru Covid-19.
Hal ini disampaikan Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi yang mengatakan penurunan kasus terjadi secara konsisten selama 3 minggu terakhir di seluruh Indonesia.
"Kasus konfirmasi sudah lebih rendah dari angka kasus di akhir Januari 2022 lalu. Melihat situasi nasional, semua provinsi alami penurunan kasus terutama dalam 3 minggu terakhir, termasuk juga kematian," terang Nadia saat konferensi pers, Selasa (15/3/2022).
Seperti diketahui, data Kemenkes menunjukan per Senin, 14 Maret 2022 ditemukan 9.629 kasus baru, lebih rendah dari temuan kasus di 31 Januari 2022 dengan 10.185 kasus baru.
Meski kasus kematian harian juga cenderung menurun, namun Kemenkes tetap mengawasi dan memantau beberapa provinsi dengan kasus kematian cukup tinggi yakni Aceh, Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu dan provinsi lainnya.
"Situasi masih bisa akan terus berubah dan akan kita pantau," tegas Nadia.
Perlu diketahui, per 15 Maret 2022 tercatat 308 kematian baru. Namun angka ini sudah menurun dibanding pada satu minggu sebelumnya, per 8 Maret 2022 ada 401 kematian baru dalam sehari.
Fakta serupa juga diungkap Dirut RSPI Sulianti Saroso, dr. Mohammad Syahril yang mengatakan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) pasien Covid-19 berkisar 20 persen.
Bahkan rumah sakit rujukan Covid-19 Indonesia di Jakarta itu, akan bersikap kembali menerima pasien non Covid-19 dalam waktu dekat.
Baca Juga: Tak Ada Zona Hijau di Sleman, Kasus Pemakaman Protokol Covid-19 Capai 108 Selama Maret Ini
"Memang betul keterisian BOR semakin menurun, di RSPI hanya sekitar 18 atau 20 persen dan menurun terus. Secara nasional BOR kita sudah rendah keterisian RS juga rendah, ini menunjukan orang yang dirawat tidak banyak," tutup dr. Syahril.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!