Suara.com - Tanpa gejala awal apapun, tiba-tiba saja Anda merasa pusing. Dan bukan skeadar pusing, melainkan sensasi seperti berputar, melayang, bahkan merasa ingin pingsan. Kenapa bisa mengalami pusing tiba-tiba?
Pusing tiba-tiba bisa terjadi pada siapa saja, baik itu anak remaja, orang dewasa, maupun kelompok lansia. Pusing tiba-tiba biasanya dibarengi juga perasaan ingin pingsan, kehilangan keseimbangan, dan perasaan melayang.
Melansir dari Mayo Clinic, ada banyak penyebab pusing tiba-tiba, di antaranya gangguan telinga bagian dalam, mabuk perjalanan, hingga efek dari obat-obatan yang dikonsumsi. Tapi secara umum, inilah 7 penyebab pusing tiba-tiba.
1. Kondisi neurologis
Beberapa gangguan neurologis, seperti penyakit Parkinson dan multiple sclerosis, dapat menyebabkan hilangnya keseimbangan secara progresif.
2. Obat-obatan
Pusing juga bisa terjadi karena efek samping dari obat-obatan tertentu, seperti obat anti kejang, antidepresan, dan obat penenang. Secara khusus, obat penurun tekanan darah dapat menyebabkan pingsan jika terlalu banyak dikonsumsi.
3. Gangguan kecemasan
Penyebab pusing tiba-tiba bisa terjadi karena adanya gangguan kecemasan, dan ini termasuk serangan panik atau ketakutan, atau berada di ruang terbuka yang luas (agoraphobia).
Baca Juga: Jangan Dianggap Remeh, Ini Ciri-ciri Gejala Omicron Terkesan Biasa Tapi Bisa Fatal
4. Kadar zat besi rendah (anemia)
Penyebab pusing hingga ingin pingsan juga bisa karena kadar zat besi yang rendah alias anemia. Penderita anemia juga akan mengalami gejala lain seperti kelelahan, lemah, dan kulit pucat.
5. Gula darah rendah (hipoglikemia)
Kondisi ini umumnya terjadi pada penderita diabetes yang menggunakan insulin. Pusing yang hanya ringan, dapat disertai dengan berkeringat hingga kecemasan.
6. Keracunan karbon monoksida
Penyebab pusing bisa terjadi karena keracunan karbon monoksida, yang sering digambarkan seperti flu dan sakit kepala, pusing, lemas, sakit perut, muntah, nyeri dada, hingga kebingungan.
7. Dehidrasi di cuaca panas
Jika Anda aktif di cuaca yang panas dan tidak minum air dengan cukup, ini bisa menyebabkan pusing yang disebabkan kepanasan (hipertermia) dan dehidrasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional