Suara.com - Penurunan tekanan darah merupakan alasan kita sering merasa pusing atau kepala kliyengan saat berdiri setelah duduk lama. Tak perlu khawatir, sebab ini tidak tidak berkaitan dengan masalah kesehatan.
Berdasarkan Science Alert, fenomena ini disebut sebagai hipotensi ortostatik atau initial orthostatic hypotension (IOH).
Studi baru menunjukkan bahwa beberapa latihan otot sederhana dapat mengurangi efek hipotensi ortostatik. Kuncinya adalah mengaktifkan otot-otot tubuh bagian bawah sebelum atau sesudah berdiri.
"Karena ini adalah kondisi fisik, maka hanya membutuhkan anggota tubuh bagian bawah, yang dapat digunakan pasien kapan saja dan dari mana saja untuk melawan gejala," jelas peneliti klinis Nasia Sheikh dari University of Calgary, Kanada.
Penelitian melibatkan 22 wanita muda dan mereka diminta untuk berlatih dua hal, yakni berulang kali mengangkat lutut sambil duduk selama 30 detik sebelum berdiri, dan menyilangkan kaki selama 30 detik setelah berdiri.
Ternyata, kedua latihan tersebut membuat perbedaan besar dalam mengatur turunnya tekanan darah dan menghilangkan gejala hipotensi ortostatik.
Peneliti menduga disebabkan oleh pembukaan pembuluh darah yang dipicu oleh proses berdiri, dan latihan ini bertujuan untuk menangkal respons tersebut.
Mereka juga mengatakan bahwa latihan dapat dipraktikkan secara bersama-sama.
Meskipun ukuran sampel dalam penelitian ini kecil dan hanya melibatkan wanita, latihan ini berpotensi mengubah situasi.
Baca Juga: Dikecam Pindahkan Makam Vanessa Angel, Pihak Doddy Sudrajat Ogah Ambil Pusing
Berita Terkait
-
Masjid Syaikh Ajilin Rancangan Ridwan Kamil di Gaza Mulai Berdiri, Warga Palestina Ucapkan Terima Kasih
-
Viral Wanita Berdiri di Bawah Hujan Petir Sambil Direkam, Alasan di Baliknya Nyesek Banget, Videonya Gemparkan TikTok
-
Driver Ojol Ini Kelelahan Sampai Tidur Berdiri Bersandar di Tiang Penyangga Flyover, Warganet Terharu
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik