Suara.com - Seiring berjalannya waktu, banyak perempuan mengerti pentingnya self care atau merawat diri sendiri. Menurut psikiater, hal ini sangat penting.
"Merawat diri itu penting. Kita harus mengutamakan diri kita sendiri, demi kebaikan kita sendiri. Jika kita tidak menjaga diri sendiri, kita tidak bisa menjaga orang lain," jelas Konsultan Psikiater Siddhika Ayyer.
Menurutnya, self care bukanlah hal egois.
Ayyer mengatakan bahwa masih banyak perempuan yang cenderung merasa bersalah karena mengurus diri sendiri. Bahkan, ketika hal itu diperlukan demi kesejahteraan mereka.
"Saya minta perempuan untuk melatih diri sendiri untuk berpikir, 'Saya mencintai diri saya sendiri'," imbuh Ayyer, dilansir Times of India.
Wajib 'me time' untuk menghilangkan stres
Psikiater Aafrin mengatakan bahwa perempuan harus menghabiskan waktu dengan dirinya sendiri.
"Pikiran Anda perlu rileks, dan untuk itu, Anda perlu menghabiskan waktu hanya dengan diri sendiri dengan melakukan sesuatu yang Anda sukai, atau tidak sama sekali," ujar Aafrin.
Ia melanjutkan, "Kembangkan hobi dan lakukan secara teratur, atau duduk dengan minum kopi, menatap ke luar jendela selama beberapa menit."
Baca Juga: Mengenal Me Time dan Manfaatnya untuk Kehidupan Sehari-hari
Menurut Ayyer, semuanya dimulai dari pikiran.
Meluangkan waktu untuk bersantai, memikirkan rencana untuk dihabiskan hari itu dan fokus pada apa yang perlu dilakukan untuk kesehatan yang lebih baik, bisa menjadi langkah awal menuju self care.
Kurangnya perawatan diri dan waktu istirahat menyebabkan stres. Ini dapat memperburuk banyak penyakit, seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, infertilitas, ketidakseimbangan hormon, dan penyakit kulit.
"Seringkali pengobata tidak manjur jika Anda terlalu stres," tandas Aafrin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi