Suara.com - Setiap orang melakukan self-care, atau perawatan diri, secara berbeda. Ada yang memasak makanan favorit, meditasi, menonton film, berlatih pernapasan, hingga menulis jurnal.
Apa pun bentuknya, self-care tujuannya memberi diri sendiri kesempatan untuk melakukan sesuatu yang membuat perasaan menjadi lebih baik.
Psikoterapis Megan Bruneau mengatakan bahwa self-care itu penting dan bermanfaat, baik secara psikologis maupun fisiologis.
"Secara psikologis, ini adalah kesempatan bagi kita untuk memelihara hubungan dengan diri sendiri dan menjadi nyaman dalam kesendirian," jelas Bruneau.
Bruneau mengungkapkan bahwa hal ini penting pada saat-saat ketika kita buruk atas diri sendiri, yang mengarah pada rasa malu, kecemasan, rasa bersalah, kesepian, dan sebagainya.
"Bagi mereka yang kesulitan bersikap baik kepada diri sendiri, self care menawarkan 'jalan' untuk mengekspresikan self-love atau kecintaan terhadap diri sendiri," sambungnya, dilansir Mind Body Green.
Selain itu, self-care juga dapat membuat kita menjadi lebih percaya diri dan nyaman dengan diri sendiri.
Sementara secara fisiologis, self-care dapat menurunkan kadar hormon kortisol atau hormon stres, dan meningkatkan hormon bahagia.
"Self-care tidak hanya berdampak positif pada kesehatan, suasana hati, dan tidur, tetapi juga membuat kita merasa terhubung dengan diri sendiri dan orang lain," imbuhnya.
Baca Juga: Anak SMP Dipaksa Menikah Dengan Pria di Pinrang Alami Tekanan Psikologis
Bruneau menyarankan beberapa self-care yang dapat dilakukan di rumah, yakni berjalan-jalan, mendengarkan musik yang membangkitkan semangat, meditasi, menari, berlatih pernapasan, terapi akupuntur, bermain instrumen musik, atau yoga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia