Suara.com - Biasanya tulang mengalami degradasi setelah usia 40 tahun dan setelah itu, proses degenerasi akan semakin cepat.
Penurunan kadar estrogen, aktivitas fisik yang rendah, pengurangan kalsium dalam makanan, konsumsi tembakau dan merokok menurunkan massa tulang.
Karenanya, penting untuk selalu menjaga kesehatan tulang, berapa pun usia Anda.
Menurut Times of India, berikut beberapa cara menjaga kesehatan tulang:
1. Menjaga kadar vitamin D dan kalsium
Untuk menjaga tulang tetap sehat dan kuat, pastikan untuk mengonsumsi jumlah kalsium dan vitamin D yang direkomendasikan setiap hari.
Terlepas dari suplemen, Anda dapat menjaga asupan kalsium dari makanan alami seperti yogurt, kedelai, ikan berlemak, dan susu kaya kalsium.
Untuk vitamin D, seseorang dapat terkena sinar matahari sebanyak mungkin. Pastikan untuk berjalan-jalan di bawah sinar matahari setidaknya sekali sehari.
2. Lakukan aktivitas fisik
Baca Juga: 5 Manfaat Makan Bawang Putih Mentah, Meringankan Pilek hingga Meningkatkan Kesehatan Tulang
Jangan pernah berhenti melakukan aktivitas fisik. Jika Anda bisa, daftarkan diri di gym, jika tidak, manfaatkan pekerjaan rumah tangga sebagai alasan untuk bergerak.
Beberapa olahraga juga dapat dilakukan dalam ruangan, seperti lunges dan sit up.
3. Batasi asupan kafein
Asupan kafein secara berlebihan dapat berbahaya bagi kesehatan tulang. Maksimal asupan kafein per hari adalah 400 miligram atau setara 4 cangkir kopi.
Namun, ada penelitian yang menyarankan untuk mengindari kafein sama sekali, termasuk wanita.
"Kafein adalah masalah khusus ketika seorang wanita tidak mendapatkan cukup kalsium setiap hari untuk memulainya," kata peneliti.
Studi menunjukkan bahwa seseorang kehilangan sekitar 6 mg kalsium untuk setiap 100 mg kafein yang dikonsumsi.
4. Batasi asupan garam
Para ahli mengatakan terlalu banyak konsumsi garam melemahkan tulang dan menyebabkan osteoporosis.
"Garam merupakan faktor utama dalam mengendalikan jumlah kalsium dalam urin. Karena kalsium penting untuk kekuatan tulang, terlalu banyak garam dapat menyebabkan melemahnya tulang dan menyebabkan osteoporosis," jelas ahli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah