Suara.com - Seorang perawat rumah sakit telah baru-baru ini viral di Tiktok usai mengungkapkan apa yang telah dia pelajari dari merawat orang-orang yang sekarat.
Julie, dari Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa dalam pengalamannya, banyak orang memiliki penyesalan yang sama tentang kehidupan ketika sakaratul maut.
Perawat rumah sakit menggunakan akun TikToknya untuk membantu mendidik orang tentang kematian, menghilangkan mitos umum, dan berbagi pengalaman yang dia miliki di tempat kerja. Dalam satu video TikTok yang diposting ke akunnya, perawat Hospice Julie, dia mengungkapkan penyesalan umum yang dimiliki pasiennya.
Julie memposting video dengan harapan orang-orang yang menonton akan mengambil nasihatnya sehingga mereka tidak akan memiliki penyesalan yang sama ketika melihat kembali kehidupan mereka.
Perawat menjawab pertanyaan yang menanyakan: “Penyesalan macam apa yang Anda dengar? Saya merasa pada akhirnya, semua orang akan memiliki semacam penyesalan.”
Julie menjelaskan, ada lima penyesalan utama yang sering diungkapkan orang saat sekarat.
Dia berkata: “Kebanyakan orang di akhir hidup mereka menyesal karena tidak menghargai kesehatan mereka.
“Tidak menghargai hidup, hal-hal kecil.
“kerja sepanjang hidup mereka.
Baca Juga: Akira Takarada, Bintang Film Godzilla Pertama Meninggal Dunia
“Dan tidak menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga.”
Dari pengakuan pasiennya, Julie belajar untuk “Jadilah saat ini, hiduplah saat ini, bersyukur, jangan anggap remeh kesehatan Anda, dan hal-hal kecil tentang menjalani hidup.
“Jangan menyia-nyiakan hidup Anda jika Anda tidak harus melakukannya, atau membuatnya begitu Anda tidak perlu melakukannya.
“Luangkan waktu dengan orang-orang yang Anda cintai, belum tentu keluarga, tetapi mereka yang Anda cintai dan membuat Anda merasa dicintai.
Julie menjadi perawat rumah sakit setelah bekerja di Perawatan Intensif selama sembilan tahun. Pemirsa video berterima kasih atas sarannya, satu menulis: "terima kasih, saya perlu mendengarnya."
“Bu, ini sangat menginspirasi. Terima kasih telah berbagi pengetahuan Anda ketika Anda tidak perlu melakukannya. Itu dihargai." Penonton lain berkomentar.
Yang ketiga menambahkan: “Saya perlu mendengar ini hari ini. terima kasih, Julie."
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu