Suara.com - Marc Marquez mengalami kecelakaan saat pemanasan MotoGP di Sirkuit Mandalika pada Minggu (20/3/2022). Kondisi ini membuat gangguan mata diplopia yang sempat ia idap kambuh.
Pembalap asal Spanyol ini mencuit bahwa ia mengalami gejala yang mirip dengan yang dideritanya saat kecelakaan di Portugal pada November lalu.
"Sepertinya saya mengalami deja vu. Selama perhalanan kembali ke Spanyol, saya mulai merasa tidak nyaman dengan penglihatan saya dan kami memutuskan untuk mengunjungi Dr. Sanchez Dalmau, yang memastikan saya mengalami episode aru diplopia," tulis Marquez di Twitter.
Cleveland Clinic menjelaskan bahwa diplopia merupakan istilah medis untuk penglihatan ganda yang membuat penderitanya dapat melihat dua gambar dari satu objek.
Menurut laman My Legal Needs, kecelakaan sepeda motor memang dapat menyebabkan serangakaian cedera, salah satunya penglihatan ganda.
Mata sangat rentan dan tidak memiliki perlindungan alami. Jadi, tidak heran apabila dapat menyebabkan cedera ringan hingga parah.
Berikut beberapa cedera mata yang dapat disebabkan oleh kecelakaan motor:
- Abrasi mata
Batu kecil, pasir, dan kotoran dapat menyebabkan goresan yang menyakitkan di mata saat terlibat dalam kecelakaan sepeda motor, atau bahkan saat berkendara.
Bahkan, potongan kerikil kecil yang masuk ke mata dapat mengalami cacat penglihatan parah.
- Penglihatan kabar dan ganda
Cedera kepala dan otak traumatis dapat menyebabkan penglihatan kabur dan penglihatan ganda. Terlebih jika pengendara tidak memakai helm.
- Kebutaan
Batu dan puing-puing jalan lainnya dapat masuk ke mata, dan risikonya jauh lebih besar jika mengalami kecelakaan yang hingga terlempar dari sepeda motor. Kebutaan dapat terjadi sebagian atau keseluruhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala