Suara.com - Kanker usus adalah istilah umum untuk kanker yang dimulai di usus besar. Tergantung di mana kanker dimulai, kanker usus kadang-kadang disebut kanker usus besar atau rektal.
Gejala kanker usus bisa halus dan tidak selalu membuat merasa sakit. Selain itu, tanda dan gejala kanker usus tergantung pada lokasi kanker di usus, dan apakah sudah menyebar ke tempat lain di tubuh.
Karena lokasi awal kanker di lapisan dalam usus banyak gejala pertama muncul ketika pergi ke toilet. Menurut Klinik Bedah Manchester, penurunan kaliber (ketebalan) tinja atau feses, adalah tanda peringatan "klasik" dari kanker usus.
Tanda-tanda peringatan klasik lainnya termasuk:
- Memburuknya sembelit atau diare
- Darah dalam tinja
- Kehilangan selera makan
- Kehilangan berat badan
- Mual atau muntah.
Untuk mengatasi hal tersebut, National Health Service menyarankan untuk menemui dokter umum jika memiliki salah satu gejala kanker usus selama tiga minggu atau lebih.
Menurut badan kesehatan itu, ketika seorang pertama kali menemui dokter umum, mereka akan menanyakan gejala Anda dan apakah Anda memiliki riwayat keluarga kanker usus.
"Mereka biasanya akan melakukan pemeriksaan sederhana pada bagian bawah Anda, yang dikenal sebagai digital rectal Examination (DRE), dan memeriksa perut (abdomen) Anda."
Ini adalah cara yang berguna untuk memeriksa apakah ada benjolan di perut atau bagian bawah (rektum) Anda.
Baca Juga: Penyebab Buang Air Besar Berdarah, Berikut Cara Mencegahnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat