Suara.com - Usus adalah organ tubuh yang penting untuk memecag makanan dan memindahkan limbah yang tidak tercerna menuju rektum sehingga keluar dari tubuh.
Kanker usus mengacu pada jenis kanker yang dimulai dari usus besar. Kondisi ini bisa disebut kanker usus besar atau kanker dubur tergantung pada asalnya.
Gejala kanker usus ini pun bisa muncul ketika seseorang buang air ke toilet. Ada sejumlah tanda yang menunjukkan adanya kanker usus besar atau rektum.
Dilansir dari Times of India, anda harus bisa mendeteksi dan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Karena, kanker usus ini bisa disembuhkan bila gejalanya terdeteksi sejak awal. Sebab, kemungkinan kanker usus sembuh akan lebih kecil ketika sudah berkembang cukup parah.
Gejala kanker kolorektal stadium awal termasuk penurunan berat badan secara tiba-tiba, kesulitan buang air besar, pendarahan dubur yang berwarna gelap atau merah terang dan perasaan tidak enak diperut.
Gejala lain dari kondisi ini termasuk, anemia, sakit perut terus-menerus dan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.
Meskipun gejala-gejala ini bisa menjadi akibat dari kondisi kecil lainnya seperti bisul, wasir atau Penyakit Crohn, Anda perlu konsultasi dengan dokter.
Beberapa gejala lain termasuk darah dalam tinja, perubahan waktu ekskresi teratur, peningkatan frekuensi pengosongan usus atau sembelit.
Baca Juga: Temuan Baru, Tingkat Kemanjuran Suntikan Booster Vaksin Covid-19 Menurun setelah Beberapa Bulan
Kondisi ini juga termasuk benjolan di bagian dubur atau perut dan perasaan perlu mengejan ketika buang air besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!