Health / Konsultasi
Senin, 04 April 2022 | 20:00 WIB
Ilustrasi kipas angin (Unsplash @avasol)

Bila selaput lendir ini mengering, mukosa menjadi sangat mudah ditembus. Parahnya lagi, Anda mungkin juga mulai mengalami retakan di hidung yang bisa menjadi pintu masuk bakteri.

5. Menyebarkan kuman

Tidur dengan kipas angin tidak hanya melemahkan pertahanan hidung Anda terhadap kemungkinan infeksi, tetapi juga dapat menyebarkan kuman.

Jika Anda berbagi kamar dengan seseorang yang sedang flu, kipas angin akan meniupkan partikel virus ke arah Anda. Dengan kata lain, arus kipas dapat membawa aliran serangga yang stabil ke arah Anda saat Anda tidur.

6. Memicu kulit kering

Udara dari kipas angin tidak hanya bisa mengeringkat selaput lendir, tetapi juga mengeringkan kulit Anda, terutama di iklim dingin dengan udara dalam ruangan yang kering dan panas.

Kipas angin bisa menyerap kelembapan dari kulit Anda. Bahkan, keseringan pakai kipas angin bisa membuat Anda sedikit dehidrasi. Karena, kipas angin berkontribusi pada hilangnya cairan dan kelembapan yang lebih besar.

Load More