Suara.com - Penyakit diabetes sering disebut sebagai ibu dari segala penyakit, karena berisiko menyebabkan komplikasi ke banyak organ tubuh lainnya. Sayangnya menurut data dari American Diabetes Association, satu dari lima orang pasien tidak mengetahui gejala awal diabetes yang muncul di dirinya. Lalu, apa saja gejala awal diabetes yang perlu diketahui?
Vitamin D termasuk salah satu nutrisi penting untuk kesehatan tubuh. Selain berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, vitamin D juga bermanfaat untuk menjaga kepadatan tulang dan gigi agar tidak mudah keropos. Sebagai negara tropis, Indonesia kaya akan sinar matahari yang bisa membantu proses pembentukan vitamin D dalam tubuh. Namun, bagi sebagian orang mungkin tidak ada waktu untuk berjemur secara rutin. Lalu, bagaimana caranya agar tidak kekurangan vitamin D?
Simak berita selengkapnya, dan berita hits lainnya, di bawah ini!
1. 5 Gejala Awal Diabetes Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Terlambat, Mulai Dari Perubahan Kulit?
Penyakit diabetes sering disebut sebagai ibu dari segala penyakit, karena berisiko menyebabkan komplikasi ke banyak organ tubuh lainnya.
Sayangnya menurut data dari American Diabetes Association, satu dari lima orang pasien tidak mengetahui gejala awal diabetes yang muncul di dirinya.
2. Jarang Berjemur? Perbanyak Konsumsi 4 Makanan Ini Agar Tidak Kekurangan Vitamin D
Vitamin D termasuk salah satu nutrisi penting untuk kesehatan tubuh. Selain berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, vitamin D juga bermanfaat untuk menjaga kepadatan tulang dan gigi agar tidak mudah keropos.
Baca Juga: Sering Diabaikan! Inilah Bahaya Makan Nasi Panas bagi Pengidap Diabetes
Sebagai negara tropis, Indonesia kaya akan sinar matahari yang bisa membantu proses pembentukan vitamin D dalam tubuh. Namun, bagi sebagian orang mungkin tidak ada waktu untuk berjemur secara rutin.
3. Jangan Diabaikan, Ini Tanda Darurat Anda Harus Segera Membatalkan Puasa
Setiap orang pasti ingin menjalani ibadah puasa dengan lancar. Tapi, ada kalanya Anda sakit atau merasa tak enak badan. Di saat seperti itu, tidak apa-apa untuk tidak meneruskan puasa atau membatalkan puasa.
Dikutip dari Hello Sehat, saat puasa, terjadi perubahan dalam hal pola makan, waktu tidur, dan aktivitas sehari-hari. Hal ini pun menyebabkan banyak perubahan pada tubuh, di antaranya Anda akan merasa lebih lelah daripada biasanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala