Suara.com - Lesti Kejora mengatakan bahwa Rizky Billar sempat mengalami baby blues setelah putranya lahir. Menurut wanita 22 tahun ini, penyebabnya adalah karena rumor suaminya menjadi pria simpanan.
"Yang kena baby blues justru kakak (Billar), bukan dedek (Lesti) waktu itu. Yang gara-gara orang nge-judge kakak. Yang ngatain kakak ini lho, apa... dulu kakak tuh simpanannya siapa gitu," ungkap Lesti dilansir dari channel YouTube MAIA ALELDUL TV.
Rizky Billar pun membenarkan hal itu, mengatakan bahwa ia sempat merasa drop hingga stres.
Benarkah sang ayah dapat mengalami baby blues?
Menurut Alodokter, 'baby blues syndrome' pada ayah dinamakan depresi pasca kelahiran bayi. Kondisi ini dapat dialami sang ayah sekitar 3 hingga 6 bulan setelah kelahiran buah hatinya.
Depresi pasca kelahiran bayi pada ayah dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:
1. Kurang tidur
Memiliki anak menuntut orang tua baru untuk tetap standy kapan pun waktunya, bahkan saat dini hari. Sebab, bayi kerap bangun kelaparan di malam hari, butuh ganti popok, atau sekadar ingin ditimang.
Kekurangan istirahat ini dapat menyebabkan ayah merasa stres hingga depresi.
Baca Juga: Rizky Billar Dituding Jadi Simpanan sampai Stres
2. Takut dengan tanggung jawab baru
Kehidupan sang ayah sudah tidak sebebas sebelumnya ketika belum memiliki anak. Tanggung jawab baru yang diembannya bisa menyebabkan seorang ayah baru stres karena belum terbiasa.
3. Masalah finansial
Menjadi ayah memang membutuhkan banyak persiapan, salah satunya finansial. Pengeluaran yang semakin bertambah karena kebutuhkan yang meningkat dapat membuat sang ayah merasa tertekan.
4. Sang istri mengalami baby blues
Ketika sang istri mengalami baby blues, ada risiko sang suami juga mengalami hal yang sama. Kemungkinan itu disebabkan oleh kekhawatiran terhadap pasangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi