Suara.com - Hari ini, Jumat (22/4/2022), musisi Maia Estianty menjalani operasi pemotongan kantong empedu untuk menghilangkan batu empedu dalam dirinya.
"Bunda mau operasi batu empedu besok, doain semoga lancar ya," tulis Al Ghazali di unggahan Instagram, Kamis (21/4/2022).
Ternyata, Maia sudah memiliki batu empedu sejak 2016 lalu dan dokter sudah menyarankannya melakukan kolesistektomi sejak 6 tahun lalu.
"2016 dokter sebenarnya sudah menyarankan untuk memotong kantong empedu," kata Maia Estianty di kanal YouTubenya, Rabu (6/4/2022).
Menurut Alodokter, batu empedu terbentuk akibat endapan kolesterol dan bilirubin yang menumpuk di dalam kantong empedu. Penumpukan terjadi karena cairan empedu tidak bisa melarutkan kolesterol dan bilirubin berlebih yang dihasilkan organ hati.
Makanan yang harus dihindari
Berdasarkan bukti terbatas, dilansir laman layanan kesehata Inggris (NHS), perubahan pola makan dan penurunan berat badan dapat mencegah batu empedu.
Untuk mencegah terbentuknya batu empedu, pakar menyarankan untuk menghindari makanan yang terlalu banyak mengandung lemak jenuh tinggi. Sebab, kolesterol berperan dalam pembentukan batu empedu.
Jangan terlalu banyak makan-makanan berikut agar batu empedu tidak terbentuk:
Baca Juga: Mengenal Risiko Kolesistektomi, Operasi yang Dijalani Maia Estianty untuk Mengobati Batu Empedu
- sosis dan potongan daging berlemak
- Metega, ghee, dan lemak babi
- krim
- keju keras
- kue dan biskuit
- makanan yang mengandung kelapa atau minyak sawit
- pai daging
Jadi, disarankan untuk menjaga pola makan sehat dan seimbang. Termasuk banyak makan sayuran dan buah (minimal lima porsi setiap hari).
Ada bukti bahwa makan kacang secara teratur, seperti kacang tanah atau kacang mete, dapat membantu mengurangi risiko pembentukan batu empedu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya