Suara.com - Maia Estianty masih dalam masa pemulihan setelah menjalani operasi pengangkatan batu empedu.
Maia Estianty pun harus menghindari makanan tertentu yang dilarang dokter, salah satunya ia tidak boleh mengonsumsi makanan berlemak.
"Memang sekarang aku nggak boleh makan makanan berlemak, so aku makannya sekarang kaya apel gini, supaya nggak problem lukanya," ujar Maia Estianty dikutip dari YouTube Maia ALELDUL TV.
Penderita batu empedu seperti Maia Estianty memang harus lebih selektif dalam memilih makanan.
Karena, ada jenis makanan yang membantu meringankan dan mencegah penyakit itu kambuh kembali. Ada pula makanan yang bisa memperburuk kondisi penderita batu empedu.
Meskipun batu empedu sudah bisa ditangani dengan obat-obatan maupun operasi. Tetapi, konsumsi makanan yang tepat bisa membantu mencegahnya kembali kumat.
Berikut ini dilansir dari Alodokter, beberapa makanan yang baik untuk penderita batu empedu.
1. Sayuran dan buah-buahan
Asupan serat yang diperoleh dari sayuran dan buah-buahan sangat disarankan bagi penderita batu empedu. Kedua jenis makanan ini juga mengandung banyak antioksidan, magnesium, dan vitamin C yang bisa mencegah pembentukan batu empedu.
Baca Juga: Studi: Hampir 60 Persen Orang Amerika Sudah Pernah Terinfeksi Virus Corona Covid-19
2. Minyak ikan dan minyak zaitun
Minyak ikan yang kaya omega-3 bisa membantu mengurangi risiko timbulnya batu empedu. Konsumsi minyak ikan dan minyak zaitun juga bisa membantu pengosongan kantung empedu secara teratur.
3. Daging rendah lemak
Anda juga harus menghindari daging merah yang tinggi lemak, karena bisa memperburuk kondisi. Anda lebih baik mengonsumsi daging ayam tanpa kulit atau ikan yang mengandung lemak lebih sedikit.
4. Biji-bijian utuh
Biji-bijian utuh juga termasuk makanan yang baik untuk penderita batu empedu. Makanan ini meliputi, gandum, oat, nasi coklat dan sereal.
5. Makanan lainnya
Tahu, tempe, kacang-kacangan, susu dan produksi olahannya, seperti yoghurt juga baik untuk meringankan serta mencegah batu empedu. Tapi, Anda harus memilih susu rendah lemak. Anda juga tidak boleh mengonsumsi semua makanan ini dalam porsi besar sekaligus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga
-
Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini