Suara.com - Perjalanan mudik lebaran bisa memakan waktu hingga belasan jam, bahkan mungkin juga beberapa hari. Hal tersebut bisa menimbulkan kelelahan dan memicu adanya gangguan kesehatan.
Untuk menghindari penyakit yang tiba-tiba muncul, dokter spesialis ortopedi dr. Adib Khumaidi, Sp.OT menyarankan untuk membawa sejumlah obat-obatan sebagai bekal pergi mudik.
"Jika diperlukan, bawa suplementasi, vitamin itu harus dibawa, dan obat-obatan yang penting. Di saat kita mudik, obat-obatan demam, batuk, pilek, gangguan pencernaan, saya kira itu harus dibawa sebagai bekal kalau ada keluhan," saran dokter Adib saat diwawancara suara.com beberapa waktu lalu.
Tips lainnya, dokter Adib juga mengingatkan agar sebelum berangkat mudik perlu memastikan kondisi tubuh sehat. Apabila dirasakan adanya gejala tertentu dan sakit, sebaiknya keberangkatan mudik ditunda agar penyakit tidak makin parah selama perjalanan.
Tips kedua, lanjutnya, saat menjalankan perjalanan jauh harus ada jeda untuk beristirahat.
"Mata pasti akan lelah. Kelelahan di mata juga bisa berpotensi kecelakaan dan mengganggu kesehatan. Sehingga kalau ada rest area harus dimanfaatkan dengan baik," ujarnya.
Baik pengendara juga menumpang harus sama-sama cukup istirahat selama perjalanan mudik. Pola makan juga harus tetap teratur.
"Jangan lupa minum yang banyak kebutuhan cairan sangat dibutuhkan terutama saat perjalanan jauh," pungkasnya.
Baca Juga: Ini Tips Pakar Kesehatan untuk Cegah Kelelahan dan Infeksi Penyakit Saat Mudik
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli