Suara.com - Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi Sadikin memastikan tenaga kesehatan atau nakes honorer calon PNS akan tetap menjalani tes agar bisa menjadi aparatur sipil negara atau ASN.
Hingga saat ini, menurut Menkes Budi, sudah ada lebih dari 200 ribu nakes honorer yang sudah mendaftar jadi calon PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K.
"Jadi ada seleksinya, meliputi evaluasi, hingga penilaian," ujar Menkes Budi saat konferensi pers, Sabtu (29/4/2022).
Meski ada proses seleksi, tapi Kemenkes tetap akan memprioritaskan 200 ribu nakes honorer yang akan menjadi PNS atau ASN maupun P3K. Nakes honorer prioritas ini adalah mereka yang memenuhi periode masa bakti tertentu yang bisa mendaftar.
Khususnya nakes honorer yang bekerja bertahun-tahun di puskesmas hingga rumah sakit milik pemerintah di seluruh Indonesia.
"Sebelum rekrut ASN baru, karena mereka terbukti kerja untuk kita, sudah lama juga mereka yang berbakti buat pemda dan pemerintah pusat, mereka yang akan diprioritaskan sebagai ASN," jelas Menkes Budi.
Di sisi lain, alih-alih dokter honorer, data Kemenkes menemukan mayoritas nakes honorer yang mendaftar adalah mereka yang berprofesi sebagai perawat.
Kepada awak media, Menkes Budi juga menginformasikan kepada seluruh nakes honorer untuk segera mendaftarkan dirinya Dinkes Pemda sekitar.
"Tolong segera melakukan pendaftaran, melalui Dinkes Pemda masing-masing, agar segera bisa kita proses sebagai calon ASN atau juga P3K," katanya.
Baca Juga: Nakes Gigit Jari karena Pembayaran Insentif Molor Dua Bulan, Dinkes Kota Bekasi Buka Suara
Melalui informasi ini, Menkes Budi berharap para nakes honorer bisa lebih tenang memikirkan nasibnya, dan kebijakan ini bisa menjawab masalah kekurangan nakes dokter di puskesmas maupun di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di seluruh Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Ambulans Tewas Seketika
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
Terkini
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir
-
Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu
-
2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat