- Rupiah dibuka melemah 0,50% ke Rp18.126 per dolar AS.
- Data tenaga kerja AS dan Timur Tengah dorong dolar menguat.
- Rupiah diprediksi bergerak di kisaran Rp18.000-Rp18.150.
Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada pembukaan perdagangan hari ini. Mata uang Garuda dibuka melemah ke level Rp18.126 per dolar Amerika Serikat (AS), menandai tekanan yang masih kuat di pasar keuangan domestik.
Berdasarkan data Bloomberg, Senin (8/6/2026), rupiah turun 90 poin atau 0,50% dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp18.036 per dolar AS. Pelemahan tersebut membuat rupiah kembali masuk zona merah di tengah penguatan dolar AS secara global.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai tekanan terhadap rupiah berasal dari kombinasi sentimen eksternal dan domestik yang mendorong investor kembali memburu dolar AS.
"Rupiah melemah terhadap dolar AS yang menguat tajam setelah data pekerjaan AS yang lebih baik dari perkiraan dan sentimen domestik menekan rupiah," kata Lukman.
Menurutnya, penguatan dolar semakin didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang membuat pelaku pasar cenderung mencari aset safe haven. Kondisi tersebut memberikan tekanan tambahan bagi mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.
Lukman memperkirakan rupiah masih berpotensi bergerak melemah hingga penutupan perdagangan sore nanti. Dia memproyeksikan nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp18.000 hingga Rp18.150 per dolar AS.
"Rupiah sampai sore ini akan melemah ke level 18.000-18.150," ujarnya.
Tak hanya rupiah, sejumlah mata uang Asia juga berada dalam tekanan terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah merosot 0,92%.
Di posisi berikutnya, dolar Taiwan terkoreksi 0,44%, peso Filipina melemah 0,33%, dan baht Thailand turun 0,17%. Yen Jepang juga tergelincir 0,02%, sementara dolar Hong Kong melemah tipis 0,003%.
Baca Juga: Dihantam Rupiah dan Aksi Jual! IHSG Diprediksi Sulit Bangkit, Tapi Saham-saham Ini Bisa jadi Pilihan
Di sisi lain, won Korea Selatan justru menjadi mata uang dengan kinerja terbaik di Asia setelah menguat 0,58%. Yuan China naik 0,07%, sedangkan dolar Singapura menguat tipis 0,01% terhadap dolar AS.
Pergerakan rupiah saat ini menjadi perhatian pelaku pasar mengingat level Rp18.000 per dolar AS merupakan area psikologis penting yang dapat memengaruhi sentimen investor maupun aktivitas ekonomi nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
Terkini
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
-
IHSG Terus Lanjutkan Pelemahan Pagi Ini ke Level 5.486
-
Satgas PASTI Bongkar Investasi Ilegal Koperasi BLN, Tawarkan Bunga 4,17% per Bulan
-
Bank Jakarta Siap Jadi "Mesin Keuangan" Kota, Bidik Hubungkan Warga, UMKM hingga Investor
-
Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp 2.743.000/Gram
-
Dihantam Rupiah dan Aksi Jual! IHSG Diprediksi Sulit Bangkit, Tapi Saham-saham Ini Bisa jadi Pilihan
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini, Senin 8 Juni 2026
-
Bank Jakarta Pasang Target Jadi Financial Operating System, Bidik UMKM hingga Pembiayaan Rumah
-
EMAS Temukan Cadangan Baru, Tambang Emas Pani Bertambah 445 Ribu Ons
-
Musim Liburan Sekolah, Askrindo Siapkan Asuransi Kecelakaan untuk Wisatawan