Suara.com - Para ilmuwan yakin bahwa manusia di seluruh dunia telah secara rutin menelan potongan-potongan kecil plastik atau mikroplastik.
Dalam penelitian sebelumnya, diketahui bahwa manusia menelan setidaknya mikroplastik seukuran kartu kredit dalam seminggu.
Bahkan, peneliti menemukan adanya mikroplastik di dalam paru-paru manusia, yang artinya zat ini dapat diserap ke dalam aliran darah lalu terperangkap di paru-paru.
Partikel plastik telah ditemukan di paru-paru, darah dan plasenta
Studi terbaru mengonfirmasi adanya mikroplastik dalam jaringan paru-paru manusia yang diambil dari 11 pasien, serta dalam darah di 17 adari 22 orang yang diuji secara terpisah.
Ilmuwan juga menduga bahwa beberapa mikroplastik tetap tertinggal di dalam tubuh, walaupun banyak partikel yang keluar juga melalui feses.
Penelitian lainnya mengidentifikasi adanya partikel plastik di plasenta bayi yang belum lahir. Ini menimbulkan kekhawatiran tentang bahaya bagi janin yang sedang berkembang, lapor Insider.
Kita tahu bahwa plastik terbuat dari bahan kimia dan banyak dari bahan kimia tersebut berpotensi menjadi racun bagi manusia.
Sebanyak 2.400 lebih, dari 10.000 bahan yang digunakan untuk membuat plastik, dikhawatirkan oleh pakar kesehatan karena termasuk 'unik' dan 901 bahan kimia dalam daftar tersebut telah dilarang di beberapa negara.
Baca Juga: Beli Ayam Gepuk untuk Dibawa Pulang, Wanita Ini Kaget Lihat Kejutan di Kantung Plastik
Namun, studi-studi tersebut tidak mempertimbangkan bagaimana mikroplastik dalam tubuh dapat berdampak pada kesehatan.
Sebagian besar alasannya karena analisis ini termasuk yang pertama mengonfirmasi keberadaannya di dalam tubuh manusia.
"Satu tantangan penelitian kesehatan lingkungan yang sedang berlangsung adalah banyaknya bahan kimia yang kita hadapi dalam kehidupan sehari-hari," kata ilmuwan peneliti Australia Denise Hardesty kepada National Geographic.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan