Suara.com - Jagung rebus tentu jadi makanan yang sangat sedap dinikmati saat mendaki gunung atau di dataran tinggi. Bahkan saat acara berkumpul santai, makanan ini bisa jadi camilan sehat dan lezat. Tapi tahukah Anda bahwa terdapat manfaat air rebusan jagung untuk kesehatan tubuh?
Mungkin setelah membaca artikel ini Anda bisa mempertimbangkan untuk tidak membuang air rebusan jagung. Selain menikmati jagung rebus yang nikmat, Anda juga bisa mendapat manfaat dari air rebusannya lho!
Berikut sederet manfaat air rebusan jagung yang bisa Anda peroleh.
1. Membantu Mengatasi Kolesterol Jahat
Menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh menjadi manfaat pertama yang bisa Anda dapatkan ketika mengkonsumsi air rebusan jagung. Hal ini karena adanya kandungan flavonoid, senyawa fenol yang dapat mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah. Sistem peredaran darah menjadi lebih lancar, dan kesehatan jantung akan terjaga
2. Membantu Meluruhkan Batu Ginjal
Manfaat kesehatan kedua yang bisa didapatkan adalah dapat membantu meluruhkan batu ginjal yang mengendap. Batu ginjal yang terbentuk akan diluruhkan jadi butiran kecil. Ketika ukuran batu ginjal sudah mengecil, Anda bisa melanjutkannya dengan konsumsi ramuan daun kumis kucing dan meniran untuk membersihkan batu ginjal ini.
3. Mengatasi Kebiasaan Mengompol
Anak-anak sering mengalami masalah mengompol hingga pada usia tertentu. Manfaat air rebusan jagung salah satunya adalah membantu mengatasi kebiasaan mengompol yang terjadi pada anak-anak. Berikan setidaknya satu cangkir air rebusan jagung sebelum anak tidur, selama beberapa hari secara rutin, dan lihat penurunan intensitas mengompol yang terjadi.
Baca Juga: Dagangannya Tidak Laku, Curhat Pilu Kakek Penjual Nasi Jagung Tak Bisa Bayar Listrik
4. Membantu Mengobati Diabetes
Percaya atau tidak, ternyata air rebusan jagung juga dapat membantu mengatasi diabetes yang diderita kebanyakan orang. Meski rasanya cenderung manis, namun justru ini bisa jadi pengganti pemanis pada olahan masakan. Kadar manis dalam air rebusan jagung terbilang sangat aman, sehingga cocok untuk Anda yang menderita diabetes.
Itu tadi sederet manfaat air rebusan jagung yang bisa diperoleh ketika dikonsumsi secara rutin. Tentu, Anda bisa mengkonsultasikannya dahulu dengan dokter untuk memastikan manfaat ini. Semoga aktivitas Anda lancar, dan selamat berlibur!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?