Suara.com - Terkait dengan kemunculan penyakit hepatitis akut misterius yang baru-baru ini terdeteksi, rasanya tak berlebihan jika masyarakat juga harus meningkatkan kesadaran pada penyakit hepatitis secara umum. Anda, yang membaca artikel ini, bisa mengetahui jenis, penyebab, dan gejala yang muncul pada seorang yang mengalami penyakit hepatitis.
Jenis dan Penyebab Hepatitis
Jika mengacu pada jenis dan penyebabnya, berikut beberapa jenis hepatitis yang sudah terdeteksi hingga saat ini.
- Hepatitis A, disebabkan oleh infeksi virus Hepatitis A atau dikenal dengan HAV. Penyebabnya adalah virus Hepatitis A yang masuk melalui makanan atau minuman, artinya melalui saluran cerna.
- Hepatitis B, dikenal juga dengan sebutan HBV. Virus ini ditularkan melalui hubungan seksual tanpa alat pengaman serta transfusi darah. Penularan juga bisa terjadi pada ibu hamil yang mengidap virus tersebut, dan menular ke janinnya.
- Hepatitis C, atau dikenal dengan nama HCV. Penularan hepatitis ini disebabkan oleh hubungan seksual tanpa pengaman atau penggunaan jarum suntik yang tidak steril. Hepatitis C juga bisa menular dari ibu hamil ke janin.
- Hepatitis D, disebabkan oleh infeksi virus Hepatitis D atau HDV. Meski jarang terjadi, namun virus ini bisa menimbulkan masalah serius. Biasanya penularan virus ini terjadi dari penggunaan jarum suntik tidak steril atau transfusi darah.
- Hepatitis E, disebabkan oleh infeksi virus Hepatitis E atai HEV. Penularannya melalui air atau makanan yang terkontaminasi virus tersebut. Sangat mudah menular di lingkungan dengan sanitasi buruk.
- Hepatitis karena cacing hati, seperti namanya, disebabkan oleh infeksi cacing hati. Masuknya virus bisa melalui makanan yang dimasak tidak matang dan sudah terkontaminasi larva cacing hati.
- Hepatitis karena penyakit autoimun, disebabkan oleh penyakit autoimun yang diderita sebelumnya. Sistem imun keliru menyerang sel hati, sehingga menimbulkan peradangan dan kerusakan hati.
- Hepatitis akibat obat-obatan, yang disebut dengan toxic hepatitis disebabkan oleh konsumsi obat tertentu yang melebihi dosis. Hati mengalami peradangan dan rusak karena bekerja terlalu keras.
- Hepatitis karena alkohol, konsumsi alkohol yang berlebihan dapat memicu terjadinya hepatitis ini, memicu peradangan hati, dan kerusakan permanen.
- Hepatitis akut misterius, diduga disebabkan oleh Adenovirus, yang masuk melalui saluran pernapasan atau saluran cerna.
Untuk gejala hepatitis dan tandanya, secara garis besar bisa dikatakan serupa. Maka dari itu ketika mengalami gejala ini, satu atau lebih di waktu yang bersamaan, Anda harus segera memeriksakannya ke dokter.
Gejalanya antara lain penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, nyeri perut dan sendi, mudah lelah, demam, mual dan muntah, penyakit kuning, urine berwarna gelap, dan feses berwarna pucat. Ketika mengalami gejala tersebut, diharapkan segera mendatangi dokter kepercayaan Anda.
Itu tadi sedikit penjelasan mengenai jenis, penyebab, dan gejala penyakit hepatitis. Semoga berguna, dan selamat melanjutkan aktivitas!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Baca Juga: 5 Fakta 114 Suspek Hepatitis Akut di Jawa Timur, Jangan Berenang di Kolam Umum Dulu
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?