Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19 dan ancaman-ancaman wabah lainnya, penting bagi Anda untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Pola hidup sehat dapat ditanamkan sejak kecil dan dimulai dari hal-hal kecil yang tampak sepele namun bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini tips menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Kebiasaan hidup bersih dan sehat harus diterapkan dari lingkungan keluarga. Adapun kebiasaan-kebiasaan baik tersebut seperti membuang sampah pada tempatnya, membersihkan kamar, berolahraga secara rutin, mengonsumsi makanan yang bergizi, hingga mencuci tangan seusai beraktivitas.
Mengutip laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) (2016), perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dibagi menjadi 5 tatanan yaitu PHBS di rumah tangga atau keluarga, PHBS di lingkungan sekolah, PHBS di tempat kerja, PHBS sarana kesehatan seperti klinik, puskesmas, dan rumah sakit, hingga PHBS di fasilitas umum.
Untuk memudahkan Anda memulai pola hidup sehat dan bersih, berikut tips menerapkan pola hidup sehat dan bersih yang dapat Anda lakukan dirumah.
1. Tidur Cukup
Tidur cukup adalah kunci utama dalam pola hidup sehat dan bersih. Pasalnya kurang tidur dapat memicu penyakit serius seperti diabetes, penyakit jantung, obesitas, sleep apnea, hingga kematian dini. Waktu tidur tiap orang berbeda dan dapat diukur dari usia maupun aktivitas keseharian.
Umumnya waktu tidur orang dewasa selama 7 hingga 8 jam setiap harinya sedangkan remaja dan anak-anak dianjurkan untuk tidur selama 9-10 jam. Untuk anak prasekolah tidur selama 11-12 jam setiap harinya lalu bayi dan balita dianjurkan untuk tidur selama 16-18 jam sehari.
2. Jaga Kebersihan Rumah
Anda dapat memulai pola hidup sehat dan bersih dari lingkup terkecil yaitu rumah yang Anda tempati. Demi kesehatan dan kenyamanan bersama maka tanggung jawab menjaga dan membersihkan rumah adalah tanggung jawab bersama.
Baca Juga: Tanpa Santan, Ini 5 Hidangan Spesial Lebaran yang Sehat
Setiap anggota keluarga dalam rumah berperan serta menyapu rumah dan halaman, membersihkan kamar mandi dan WC hingga seluruh area rumah lainnya.
Pastikan pula rumah Anda memiliki sistem sanitasi dan ventilasi yang baik agar sirkulasi udara lancar dan rumah tidak menjadi sarang serangga dan penyakit berbahaya lainnya.
3. Konsumsi Air Putih
Lima puluh persen lebih tubuh manusia terdiri dari air. Untuk mengonsumsi air putih yang cukup selalu dianjurkan jika Anda ingin menjaga suhu tubuh normal. Tak hanya itu jika kebutuhan cairan dalam tubuh Anda terpenuhi maka proses pencernaan, penyerapan zat atau kandungan makanan untuk energi, sirkulasi darah, dan transportasi nutrisi akan berjalan lancar.
Lalu berapakah kebutuhan air harian seseorang? Menurut Institut of Medicine’s Food and Nutrition Board wanita memerlukan 2,6 liter air setiap hari dan pria memerlukan sekitar 3,7 liter setiap hari.
4. Cuci Tangan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!