7. Infeksi berulang
Hiperglikemia yang konsisten dapat melemahkan respons kekebalan tubuh. Ini mempersulit tubuh Anda untuk melawan beberapa infeksi, sehingga membuatnya bertahan lebih lama dan menjadi suatu gejala lebih serius.
8. Luka yang penyembuhannya lambat
Kadar gula darah yang tinggi juga dapat mempengaruhi sistem peredaran darah tubuh yang dapat mengganggu aliran darah dan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Luka yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh, seringkali pada kaki adalah tanda umum penyakit ini
9. Masalah gigi
Glukosa hadir dalam air liur serta darah. Ketika terlalu banyak, itu membantu bakteri berbahaya di mulut tumbuh dan bergabung dengan partikel makanan untuk membuat plak. Hal ini menyebabkan masalah seperti kerusakan gigi, gigi berlubang, radang gusi, penyakit gusi, bau mulut, dan gusi.
10. Tangan dan kaki kesemutan
Selama bertahun-tahun, hiperglikemia dapat mempengaruhi fungsi saraf sehingga menyebabkan kerusakan saraf atau neuropati. Jenis neuropati paling umum yaitu perifer yang mempengaruhi ekstremitas. Anda pun mulai mengalami kesemutan, rasa terbakat atau mati rasa, pada yangan, kaki, dan lengan.
11. Sakit perut
Baca Juga: 4 Gejala Kurang Darah, Salah Satunya Kelelahan
Hiperglikemia kronis dapat mengakibatkan kerusakan saraf pada lambung (gastroparesis). Sakit perut juga bisa menjadi tanda gula darah tinggi tingkat akut, ini keadaan darurat medis yang perlu segera ditangani.
12. Penurunan berat badan
Penurunan berat badan yang tidak disengaja adalah tanda penting, terutama pada anak-anak yang sering minum dan buang air kecil, yang mana menandakan bahwa gula darah mereka meningkat. Banyak anak yang didiagnosis dengan diabetes tipe 1 kehilangan berat badan sebelum didiagnosis.
Demikian ulasan mengenai 12 gejala gula darah tinggi yang penting untuk diketahui. Jika mengalami gejala seperti di atas, segera mendatangi dokter untuk pengobatan dan perawatan.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026