8. Penurunan kesadaran
9. Demam, namun sebagian besar anak yang terserang penyakit ini tidak mengalami demam sebelumnya. Mereka awalnya sehat dan langsung jatuh sakit.
10. Hasil lab menunjukkan tingkat enzim yang tinggi sehingga memiliki tanda peradangan atau kerusakan hati.
Pengobatan Hepatitis Akut pada Anak dan Dewasa
Jika anak-anak menunjukkan gejala awal di atas maka segera periksakan ke dokter supaya mendapatkan penanganan dengan tepat. Jenis perawatan dan pengobatan sesuai dengan gejala, usia dan kesehatan keseluruhan pasien.
Pada kasus yang parah pasien akan direkomendasikan melakukan rawat inap hingga jenis perawatan sebagai berikut:
• Tes darah untuk mengetahui perkembangan penyakit di dalam tubuh.
• Mengonsumsi obat-obatan yang dilakukan untuk mengobati virus, atau mengendalikan penyakit autoimun.
• Transplantasi Hati untuk gagal hati stadium akhir pada hepatitis stadium akhir.
Baca Juga: Bayi Diduga Terjangkit Hepatitis Akut, Begini Penjelasan Dinkes Kabupaten Probolinggo
• Perawatan suportif, termasuk menjaga cairan, makan makanan yang sehat serta bergizi, dan istirahat yang cukup.
• Menerapkan langkah pencegahan hepatitis akut.
• Meskipun kasus baru tidak terhubung dengan virus hepatitis, namun tetap harus mendapatkan vaksin hepatitis B dan hepatitis A jika belum mendapatkan.
Cara Mencegah Hepatitis Akut Pada Anak dan Dewasa
Berikut ini beberapa kebiasaan yang dapat diterapkan untuk mencegah penyebaran hepatitis akut pada anak dan dewasa, antara lain yaitu:
1. Mencuci tangan hingga bersih
2. Makan makanan yang berzigi serta pastikan makanan dimasak hingga matang
3. Minum air bersih yang direbus matang
4. Tidak berganti alat makan dengan orang lain
5. Buang tinja dan popok sekali pakai pada tempatnya
6. Hindari kontak langsung dengan orang sakit
7. Patuhi protokol kesehatan
Demikian tadi ulasan mengenai gejala awal hepatitis akut pada anak dan dewasa. Serta beberapa upaya pengobatan hingga pencegahan hepatitis akut yang dapat diterapkan. Semoga informasi tersebut bermanfaat untuk kita semua.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Bayi Diduga Terjangkit Hepatitis Akut, Begini Penjelasan Dinkes Kabupaten Probolinggo
-
Bocah di Tamansari Jakbar Terkonfirmasi Meninggal Akibat Hepatitis Akut
-
3 Vaksin Tambahan Untuk Anak Akan Diberikan Gratis Oleh Pemerintah, Cek Jadwalnya di Sini!
-
Mengenal Beragam Vaksin Hepatitis, Apakah Bisa Digunakan untuk Hepatitis Akut?
-
Hepatitis Akut Menyerang Anak Usia Berapa? Kenali Gejala dan Pencegahannya
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian