Suara.com - Indonesia dihebohkan dengan penemuan kasus hepatitis akut yang menyerang anak-anak pada Mei 2022. Lalu hepatitis akut menyerang anak usia berapa saja?
Ternyata tak hanya di Indonesia, hepatitis misterius ini juga menyerang beberapa negara di dunia. Bagi orang tua, perlu tahu hepatitis akut menyerang anak usia berapa.
Kementrian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan setidaknya sudah ada tiga orang anak kecil di Jakarta yang dilaporkan meninggal akibat terserang hepatitis akut. Ketiganya dilaporkan meniggal setelah mendapat perawatan di RSCM Jakarta dalam kurun waktu dua minggu. Dari kejadian tersebut masyarakat diminta untuk waspada.
Hingga saat ini para ilmuan masih melakukan penelitian dari penyebab datangnya penyakit misterius tersebut. Dari peristiwa tersebut organisasi kesehatan dunia, WHO menetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB). Sebab hepatitis ini berbeda dengan hepatitis pada umumnya. Akibat penularan dan perkembangannya yang terbilang sangat cepat.
Menurut Kemenkes, penyakit hepatitis akut menyerang anak dengan rentan usia 1 hingga 16 tahun. Hingga saat ini belum ditemukan kasus pada hepatitis yang menyerang orang yang berusia 16 tahun ke atas.
Sementara di Inggris, kebanyakan hepatitis akut menyerang pada anak usia 5 tahun. Pada penemuan kasus di Indonesia beberapa hari lalu yang memakan tiga korban jiwa, rentan usianya yaitu 2 tahun, 8 tahun dan 11 tahun.
Sejauh ini, WHO telah melaporkan terdapat sebanyak 228 kasus hepatitis akut misterius yang ditemukan di sejumlah negara termasuk Inggris, Irlandia Utara, Spanyol, Amerika Serikat, dan Asia.
Atas kejadian luar biasa itu, penting bagi kita untuk tetap waspada dengan mengetahui gejalanya. Berikut ini beberapa gejala yang akan muncul saat anak terkena hepatitis akut.
- Mual
- Muntah
- Diare berat
- Demam
- Kuning
- Kejang
- Penurunan kesadaran
Seperti yang diketahui hepatistis merupakan penyakit yang ditimbulkan akibat peradangan hati. Terdapat dua jenis yakni hepatitis akut dan hepatitis kronis. Umumnya hepatitis aku ini, banyak menyerang pada orang yang bergender laki-laki.
Baca Juga: Dialami Anak dengan Hepatitis Akut Misterius, Ini Syarat Transplantasi Hati di Indonesia
Kemungkinan besar, penyebab dari hepatitis akut ini yakni infeksi yang disebabkan oleh virus, dan non infeksi. Di mana hal ini diakibatkan karena berlebihan dalam mengonsumsi alkohol serta obat-obatan dalam jumlah banyak dengan rentan waktu yang cukup lama.
Cara Mencegah Hepatitis Akut pada Anak
Beberapa cara berikut dapat orang tua lakukan untuk mencegah terjangkitnya anak oleh hepatitis akut.
- Rajin mencuci tangan terutama setelah selesai beraktifitas, seperti bermain dan sekolah.
- Pastikan makanan yang dimakan dalam keadaan benar-benar matang
- Pisahkan alat makan jangan meggunakan alat makan dan minum bergantian dengan orang lain
- Hindari kontak langsung dengan anak yang terjangkit hepatitis akut
Demikian tadi penjelasan mengenai pertanyaan hepatitis akut menyerang anak usia berapa. Semoga menjawab rasa penasaran Anda agar tetap waspada terhadap penyakit ini.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia
-
Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!
-
KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!
-
Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan
-
Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi
-
Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama
-
BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi
-
Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih
-
Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan