Suara.com - Mantan Jubir Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto meninggal dunia pada Sabtu (21/5/2022). Sebelum meninggal, diketahui Ahmad Yurianto beberapa kali masuk rumah sakit karena penyakit kanker usus besar dan stroke.
"Benar (Achmad Yurianto meninggal dunia)," terang Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, drg. Widyawati melalui pesan singkat yang diterima Suara.com.
Meskipun seseorang tidak dapat mencegah faktor risiko tertentu penyakit kanker usus besar seperti usia dan riwayat keluarga, melakukan skrining dini dan tindakan gaya hidup sehat dapat membantu mengurangi risiko kanker usus besar. Berikut dilansir dari Healthsite, 6 hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko kanker usus besar.
1. Memperbanyak asupan nabati
Salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko kanker usus besar adalah makan lebih banyak makanan nabati. Penelitian telah menemukan bahwa diet yang mencakup banyak buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat menurunkan risiko kanker usus besar dan kanker lainnya.
2. Mengurangi makan daging merah dan daging olahan
Makan lebih sedikit daging merah dan daging olahan, seperti steak, daging giling, daging makan siang, dan hot dog dapat secara signifikan mengurangi risiko kanker usus besar.
3. Mengurangi atau menghindari konsumsi alkohol
Mengurangi atau menghindari konsumsi alkohol dapat menurunkan risiko kanker usus besar. Pedoman baru American Cancer Society untuk mengurangi risiko kanker merekomendasikan untuk membatasi konsumsi alkohol. Untuk wanita, itu berarti tidak lebih dari satu gelas per hari, dan untuk pria, tidak lebih dari dua gelas per hari.
Baca Juga: Wiku Adisasmito Kenang Sosok Achmad Yurianto yang Meninggal karena Kanker Usus
4. Menghindari rokok
Perokok berada pada risiko 50 persen lebih tinggi terkena kanker usus besar daripada mereka yang tidak pernah merokok. Artinya, jika Anda merokok, salah satu cara untuk mengurangi risiko kanker usus besar adalah dengan mencoba berhenti.
5. Menjaga berat badan
Mengelola berat badan Anda adalah cara lain untuk mengurangi risiko kanker usus besar. Menurut National Cancer Institute, orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas sekitar 30 persen lebih mungkin terkena kanker usus besar daripada mereka yang tidak memiliki kondisi tersebut. Selain itu, indeks massa tubuh (BMI) yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker usus besar dan rektum, terutama pada pria.
6. Lakukan aktivitas fisik setiap hari
Olahraga teratur dapat membantu Anda mengatur berat badan dan mengurangi risiko kanker usus besar. Dan itu bukan satu-satunya manfaat. Olahraga juga dapat meningkatkan semangat Anda, meningkatkan kesehatan mental Anda, dan bahkan membantu Anda tidur lebih nyenyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat