Suara.com - Indonesian Youth Council for Tobacco Control (IYCTC) baru saja menyelenggarakan kegiatan konferensi anti-rokok Indonesian Youth Summit on Tobacco Control (IYSTC) 2022 yang bertajuk Speaking Truth To Power pada 21 dan 22 Mei 2022 lalu.
Acara tersebut dihadiri kurang lebih 500 peserta, yang terdiri dari pemuda dari 65 organisasi di 31 kabupaten/kota dan empat negara yaitu Indonesia, Filipina, Vietnam dan Amerika Serikat, serta aktivis, akademisi dan pemerintah.
Dalam kegiatan tersebut, IYCTC bersama peserta yang hadir menyepakati sejumlah rekomendasi, antara lain mendorong pemerintah memperkuat peraturan pengendalian zat adiktif produk tembakau.
Hal itu dilakukan guna menurunkan jumlah prevalensi perokok anak di Indonesia dan melindungi anak muda dari industri rokok, serta meminta pertanggungjawaban industri rokok atas dampak kesehatan dan lingkungan yang ditimbulkan rokok konvensional dan rokok elektronik.
Dikutip dari siaran tertulis yang dibagikan IYCTC beberapa waktu lalu, kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh keresahan akibat kaum muda yang ditafgetkan untuk menjadi replacement smoker guna menjaga keberlangsungan bisnis industri rokok.
"Padahal, konsumsi rokok telah lama diketahui memberi dampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Selain itu, industri rokok juga menimbulkan dampak lingkungan dan merusak ekosistem," tulis rilis yang diterima Suara.com.
Dalam agenda tersebut, para peserta yang hadir bersama-sama menyepakati beberapa poin rekomendasi terhadap pemerintah, industri rokok maupun publik.
Rekomendasi pada pemerintah di antaranya, meminta pemerintah memprioritaskan kesehatan masyarakat dan lingkungan, khususnya kaum muda agar bebas dari adiksi rokok konvensional maupun elektronik
Pemerintah juga diminta memperkuat peraturan pengendalian zat adiktif produk tembakau-rokok konvensional dan rokok elektronik, guna menurunkan jumlah prevalensi perokok anak di Indonesia dan melindungi anak muda dari manipulasi industri rokok
Baca Juga: Bea Cukai Amankan 1,92 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp2,18 Miliar
Rekomendasi itu juga meminta pertanggungjawaban industri rokok atas dampak kesehatan dan lingkungan dari rokok, mulai dari emisi karbon di proses produksinya; dampak terhadap kesehatan masyarakat, hewan, dan tumbuhan; dan hingga sampahnya yang mencemari lingkungan.
Tak hanya itu, kegiatan IYSTC juga meminta pemerintah membuat regulasi agar industri hiburan dan industri olahraga terbebas dari segala hal yang berhubungan dengan industri rokok serta Menyediakan fasilitas pemilahan sampah B3 hingga lingkup terkecil agar sampah rokok tidak merusak lingkungan
Indonesian Youth Council for Tobacco Control (IYCTC) sendiri merupakan koalisi kaum muda dari 43 organisasi di 20 kota atau kabupaten dalam upaya menyuarakan pengendalian zat adiktif produk tembakau di Indonesia dengan inklusif dan bermakna.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi
-
Edukasi dan Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Lintas Generasi