Suara.com - Layanan kesehatan di rumah alias home service semakin populer di masa pandemi Covid-19. Tidak hanya melayani tes antigen ataupun swab PCR untuk Covid-19, layanan kesehatan satu ini juga melayani baby massage hingga vaksinasi.
DokterHub, platform layanan Kesehatan di rumah yang sebelumnya bernama Dokterlink, bertekad menjadi penyedia layanan kesehatan bagi masyarakat yang ingin tanpa perlu datang ke klinik atau rumah sakit.
“Lebih praktis. Tinggal buka DokterHub.com atau install aplikasinya, lalu pilih layanan yang diinginkan, petugas kesehatan akan datang. Tentunya mereka semua sudah divaksin dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujar dr. Willy Setiawan, Medical Advisor DokterHub, dalam keterangan yang diterima Suara.com.
Platform yang berpusat di daerah ibu kota ini, menyediakan berbagai macam pelayanan kesehatan di rumah, mulai dari vaksinasi, tes swab antigen dan PCR, suntik vitamin, mom & baby treatment, perawatan nursing, hingga khitan atau sunat.
“Layanan khitan yang kami siapkan pun juga bermacam-macam. Yang paling banyak di-request biasanya khitan powerlem di rumah, karena minim rasa sakit, dan bisa langsung beraktifitas, tinggal nunggu manis di rumah, pak dokter datang, sunat jadi aman, nyaman, menyenangkan,” kata Willy.
Sementara untuk vaksinasi, ada macam-macam vaksin, seperti vaksin influenza 4 strain yaitu virus Influenza tipe A (H3N2, H1N1) & Influenza tipe B (Victoria, Yamagata), serta vaksin meningitis yang biasanya digunakan untuk perjalanan religi seperti umrah dan haji. Semua vaksin bisa didapatkan dengan mendaftra secara online.
Bagi para orang tua baru juga patut berbahagia dengan kehadiran DokterHub ini, karena adanya layanan mom & baby berupa baby massage, baby gym, pijat laktasi, perawatan bayi baru lahir, dan lainnya.
DokterHub sudah dipercaya oleh banyak public figure, mulai dari Ayu Ting Ting, Ita Purnamasari, Vicky Prasetyo, Rizal Armada, Helmy Yahya, dan masih banyak lagi, sehingga kualitas pelayanan home service nya tidak perlu diragukan lagi, karena semua merasa terbantu dengan adanya pelayanan Kesehatan di rumah seperti DokterHub.
Untuk harganya juga terjangkau, seharga pelayanan di klinik namun sudah bisa mendapatkan layanan Home Service. DokterHub juga tidak memberikan minimal orang. Jadi misal per rumah hanya satu orang saja, DokterHub tetap bisa melayani. Bahkan pengguna yang tinggal di wilayah Jakarta, Tangerang dan Bekasi, tidak perlu mengeluarkan biaya transport bagi tenaga medis yang datang alias Free Transport.
Baca Juga: Integrasikan Layanan Kesehatan Digital, Kemenkes Luncurkan Platform Indonesia Health Services
“Bukan hanya di rumah, tapi bisa di mana saja, termasuk gedung perkantoran, sekolah atau bahkan event, sesuai slogannya #SehatDimanaAja. Saat ini layanan kami memang masih terbatas di wilayah Jabodetabek saja. Semoga di masa yang akan datang, kami bisa melayani seluruh masyarakat di Indonesia,” ujar Willy.
Berita Terkait
-
Inflasi Medis RI Jadi Momok Baru, Biaya Penyakit Tipes Naik Rp16 Juta! Mengapa Hal Itu Bisa Terjadi?
-
Pasien RI Masih Berobat ke Luar Negeri, Pakar Dorong Integrasi Layanan Kesehatan ASEAN
-
Hipertensi Dominasi Keluhan Pemudik di Stasiun Gambir, Kemenkes Siagakan Layanan Kesehatan Gratis
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!