- Hipertensi menjadi keluhan kesehatan paling dominan pada pemudik yang terpantau di Posko Kesehatan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
- Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono memantau kondisi di Stasiun Gambir pada Selasa (17/3/2026), mencatat perkiraan 63.000 pemudik kereta api di sana.
- Hasil skrining internal menunjukkan sebagian petugas operasional PT KAI dinyatakan tidak laik bertugas karena faktor kesehatan.
Suara.com - Lonjakan arus mudik tak hanya membawa kepadatan penumpang, tapi juga deretan keluhan kesehatan yang mulai bermunculan di titik-titik keberangkatan. Di Posko Kesehatan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, misalnya, hipertensi tercatat sebagai kasus paling banyak dialami pemudik.
Temuan itu disampaikan Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, saat melakukan pemantauan langsung ke lokasi. Ia menyebut tekanan darah tinggi menjadi keluhan dominan, disusul penyakit seperti diabetes dan influenza.
“Jumlah pemudik di Jakarta diperkirakan mencapai sekitar 680.000 orang, khususnya pengguna kereta api. Di Stasiun Gambir sendiri, jumlahnya sekitar 63.000 orang. Jika ada yang sakit selama perjalanan, ini bisa menjadi masalah besar,” ujar Dante di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Kementerian Kesehatan mencatat bahwa hipertensi memang masih menjadi salah satu penyakit tidak menular paling umum di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensinya mencapai 34,5 persen atau sekitar satu dari tiga orang dewasa mengalami tekanan darah tinggi.
Oleh sebab itu, aetiap pemudik yang mengeluhkan kondisi kesehatan diminta langsung mengakses penanganan medis hingga obat-obatan secara gratis yang tersedia di stasiun.
Tak hanya penumpang, kondisi kesehatan petugas operasional juga ikut disorot. Berdasarkan hasil skrining internal PT KAI terhadap 277 petugas, hanya 125 orang yang dinyatakan benar-benar laik bertugas.
Sementara 133 lainnya laik dengan catatan, dan 19 orang dinyatakan tidak laik karena faktor kesehatan.
“Ini penting karena kesehatan petugas, terutama masinis dan teknisi, sangat menentukan keselamatan ribuan pemudik,” tegasnya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa faktor kesehatan bukan hanya persoalan penumpang, tetapi juga menyangkut keselamatan sistem transportasi secara keseluruhan.
Baca Juga: Masjid Perahu di Cilacap Jadi Rest Area Favorit Pemudik Jalur Selatan
Posko kesehatan di Stasiun Gambir sendiri menyediakan layanan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga pengobatan dasar secara gratis. Pemudik diminta memanfaatkan fasilitas tersebut sebelum berangkat, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute
-
Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Pembacokan Mengerikan di Cengkareng, Karyawan Pabrik Roti Tewas Bersimbah Darah
-
Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan
-
Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'
-
Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang
-
Update Skandal Pasporgate Dean James: Gugatan NAC Breda Ditolak, Tinggal Tunggu Degradasi
-
KRL Rangkasbitung Alami Kendala, Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Serpong
-
Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing