Suara.com - Penelitian telah membuktikan bahwa satu sifat tertentu, yakni kecerdasan, ternyata diwariskan ke anak oleh ibunya. Jadi, ibu lah yang akan menurunkan kecerdasannya ke anak-anak, bukan sang ayah.
Hal ini terbukti dalam studi yang terbit di jurnal Psychology Spot. Di sini, peneliti melakukan survei pada 1994 terhadap 12.686 orang.
Peneliti juga mempertimbangkan faktor lain, seperti ras, tingkat pendidikan, status sosial ekonomi.
Setelah dianalisis, dilansir Times of India, hasilnya memperlihatkan bahwa gen kecerdasan terkait dengan kromosom X, yang merupakan kromosom utama wanit.
Wanita juga memiliki dua kali jumlah kromosom X, sehingga mereka lebih mungkin mewariskan gen kecerdasannya kepada anak-anak.
Ibu juga berperan sebagai pengasuh utama, jadi apa yang mereka lakukan dan pola asuhnya akan memengaruhi pembentukan otak anak-anak selama tahap perkembangan kritis.
Namun, bukan berarti sang ayah tidak 'menyumbang' apa pun. Kecerdasan adalah konsep yang luas dan secara keseluruhan dipengaruhi oleh banyak faktor.
Menurut sains, 40 hingga 60 persen dari kecerdasan diperoleh secara turun-menurun, tetapi sisanya ditentukan oleh faktor lingkungan tertentu, termasuk seberapa baik hubungan emosional seseorang dengan orang tuanya.
Penelitian juga telah membuktikan bahwa memiliki ibu yang mampu secara emosional dan selalu ada untuk anaknya akan meningkatkan kecerdasan pada anak-anak.
Baca Juga: Bacaan Doa Agar Anak Terhindar dari Penyakit Ain, Begini Anjuran Rasulullah SAW
Faktanya, memiliki orang tua yang aktif secara emosional mempengaruhi kecerdasan anak, kecerdasan kognitif, kepribadian dan pemikiran rasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli