Suara.com - Puteri Indonesia 2022, Laksmi Shari De Neefe Suardana tidak malu mengungkap fakta ia mengalami PCOS atau sindrom polikistik ovarium.
Hal ini ia sampaikan dalam acara diskusi bersama Plan Indonesia dan Miss Universe 2021, Harnaaz Sandhu seputar Kebersihan Area Kewanitaan di Oakwood, Jakarta Selatan, Sabtu (28/5/2022).
"Sebagai perempuan yang mendapatkan menstruasi, harus mengerti tentang kondisinya, termasuk juga kesehatan seksual secara umum, dan karena saya secara pribadi mengalami PCOS," ujar Laksmi saat menjawab pertanyaan awak media.
PCOS (polycystic ovary syndrome) atau sindrom ovarium polikistik adalah hormon androgen yang berlebih pada perempuan dan terjadinya resistensi insulin. Kondisi ini menyebabkan penderitanya punya banyak kista kecil di indung telur atau ovarium dalam rahim.
Perempuan yang mewakili Bali dalam ajang Pemilihan Puteri Indonesia 2022 ini juga menyoroti banyaknya perempuan yang belum sadar tentang keberadaan penyakit ini, apalagi penyakit ini bisa menganganggu kesuburan perempuan di kemudian hari.
"Ada banyak anak perempuan yang mengalami hal ini, dan mereka tidak menyadari," ungkapnya.
PCOS sendiri adalah kondisi yang relatif umum terjadi, terutama ketika perempuan sulit hamil. Tapi PCOS juga bisa menyerang perempuan dengan kesuburan normal.
Adapun prevalensi PCOS terjadi pada 5 hingga 10 persen perempuan usia 15 hingga 44 tahun.
Sayangnya, di usia 20 hingga 30 tahun biasanya para perempuan ini baru mengetahui mereka memiliki PCOS, karena umumnya baru diperiksa saat akan menjalani program kehamilan.
Baca Juga: Pidato Pertama Laksmi Suardana Puteri Indonesia 2022: Siap Jadi Miss Universe 2022!
Berita Terkait
-
Profil Amanda Lucson Finalis Puteri Indonesia 2026, Benarkah Usianya Terlalu Muda?
-
Mimpi Jadi Puteri Indonesia Kandas karena Keinginan Pacar: Kisah Kelam Aurelie Moeremans Terungkap
-
Profil Salma Ranggita yang Menangis di Panggung Miss Cosmo 2025 Saat Kenakan Kostum Rumah Adat
-
Mengenal Sosok Melliza Xaviera, Wakil Indonesia yang Raih Runner Up 3 Miss International 2025
-
Menstruasi Tidak Teratur? Ini Tanda PCOS yang Perempuan Wajib Kenali!
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia