Suara.com - Kasus hukum yang menjerat Jeni Rahmadial Fitri berujung pada sanksi tegas dari Yayasan Puteri Indonesia terkait statusnya sebagai pemegang gelar daerah.
Yayasan Puteri Indonesia secara resmi mencabut gelar Puteri Indonesia Riau 2024 yang sebelumnya disandang Jeni Rahmadial Fitri menyusul proses hukum berjalan.
Keputusan tersebut diumumkan melalui pernyataan resmi yayasan yang dirilis pada Rabu, 29 April 2026 melalui kanal media sosial mereka.
Dalam pernyataannya, yayasan menegaskan komitmen menjaga integritas dan kredibilitas seluruh pemegang gelar di ajang Puteri Indonesia di seluruh Indonesia.
"Yayasan Puteri Indonesia telah menerima informasi yang berkembang di masyarakat melalui pemberitaan media," tulis pernyataan resmi mereka.
Pihak yayasan juga menyampaikan bahwa mereka menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan terhadap Jeni Rahmadial Fitri saat ini.
"Yayasan Puteri Indonesia menghormati proses hukum yang sedang berjalan," lanjut pernyataan tersebut.
Sebagai langkah menjaga nama baik institusi, yayasan akhirnya memutuskan mencabut gelar yang melekat pada Jeni Rahmadial Fitri sejak 2024.
Baca Juga: Profil Amanda Lucson Finalis Puteri Indonesia 2026, Benarkah Usianya Terlalu Muda?
"Yayasan Puteri Indonesia memutuskan secara resmi mencabut gelar Puteri Indonesia Riau 2024," tegas mereka.
Kasus ini bermula dari laporan seorang korban berinisial NS terkait dugaan malapraktik di Klinik Arauna Beauty milik Jeni.
Klinik tersebut berlokasi di Jalan Tengku Bey, Pekanbaru, dan diduga menjadi tempat tindakan medis ilegal tanpa izin resmi dilakukan.
Jeni diduga melakukan prosedur facelift dan eyebrow facelift meski tidak memiliki kompetensi maupun kewenangan sebagai tenaga medis profesional.
Korban melaporkan mengalami komplikasi serius setelah menjalani tindakan pada 4 Juli 2025 di klinik kecantikan tersebut.
Dampak yang dialami korban meliputi pendarahan hebat, infeksi serius, luka bernanah, hingga pembengkakan pada area wajah secara signifikan.
Berita Terkait
-
Ucapan Menteri UMKM ke Finalis Puteri Indonesia 2026 Asal Papua Dikritik Tak Sensitif
-
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Puteri Indonesia 2026 yang Ukir Sejarah Baru
-
Bukan Sekadar Cantik, Finalis Puteri Indonesia 2026 Dibekali Edukasi Keamanan Produk oleh BPOM
-
Ayu Sulistiani Pakai Kostum Pempek Sepeda di Panggung Puteri Indonesia, Langsung Masuk Top 3
-
Profil Jeni Rahmadial Fitri, Finalis Puteri Indonesia Diduga Jadi Pelakor dan Dilabrak Istri Sah
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Harga Wuling Aira EV Bikin Heboh, 9 Mobil Ini Ditaksir Kena Pukulan Telak
-
Polda Metro Bongkar Sindikat Obat Keras di Kebon Kacang, 5 Pengedar Berhasil Diciduk
-
Resmi, MK Larang Program MBG Pakai 20 Persen Anggaran Pendidikan
-
Doa Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia Jelang Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026
-
Shin Tae-yong Akui Pemain Asing Baru Persija Belum Memuaskan, Kenapa?
-
Apakah di Dalam Rumah Wajib Pakai Sunscreen?
-
5 Shio yang Kondisi Keuangannya Bakal Membaik pada Agustus 2026, Peluang Cuan hingga Karier
-
Selamat dari Serangan Maut yang Tewaskan Suami dan Anak, Begini Kondisi Nurhanisa
-
4 Kulkas dengan Fitur Pembeku Cepat, Bikin Es Batu dan Makanan Beku Lebih Praktis
-
Rudal Iran Hancurkan Perusahaan China di Kuwait, 1 Orang Tewas