Suara.com - Tidur merupakan kegiatan istirahat yang dapat meningkatkan kesehatan fisik dan juga mental. Hanya saja, sebagian orang merasakan tubuh menjadi sakit saat bangun dari tidur. Mengapa?
Ternyata, ada beberapa penyebab mengapa badan jadi sakit saat bangun tidur. Berikut penyebabnya yang dilansir dari Brisbane Bulk Billing Doctor.
Kasur Yang Berkualitas Buruk
Rata-rata orang menghabiskan 40 persen hidupnya untuk tidur. Hanya saja, penyebab badan menjadi sakit saat bangun dari tidur, disebabkan karena kualitas buruk dari kasur. Jika kasur empuk hingga tenggelam di bagian pinggul, ini bisa menjadi penyebab tubuh menjadi sakit.
Tidur telentang dianggap sebagai cara terbaik dalam posisi tidur. Karena posisi kepala, leher, dan tulang belakang dalam posisi netral. Sayangnya, posisi ini dapat menyebabkan nyeri punggung bagian bawah. Jadi, jika Anda mengalami nyeri tubuh, bisa jadi karena posisi tidur Anda yang salah.
Adanya Kondisi Medis
Nyeri tubuh saat bangun dari tidur, bisa jadi itu disebabkan karena kondisi medis lainnya. Salah satunya peradangan seperti penyakit Lyme, tiroid, radang sendi, sindrom kelelahan kronis, dan kekurangan vitamin D. Jika Anda khawatir akan kondisi ini, Anda bisa konsultasi dengan dokter terdekat.
Baca Juga: Apakah Aman Mengonsumsi Obat Tidur? Berikut Penjelasan Ahli
Nyeri tubuh hingga pegal-pegal saat bangun tidur, bisa jadi itu disebabkan karena kekurangan tidur. Memiliki kualitas tidur yang buruk, ini akan membahayakan kondisi tubuh Anda. Jika Anda menderita insomnia, bicarakan dengan dokter terdekat Anda.
Kelebihan Berat Badan
Kelebihan berat badan membuat sendi, otot, tendon, dan ligamen Anda menjadi tegang, di mana ini dapat menyebabkan nyeri tubuh saat bangun tidur. Jika Anda merasakan kondisi tersebut, sebaiknya pertimbangan diet dan memulai program olahraga dari sekarang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik