Suara.com - Ayang-anyangan atau disebut dengan dysuria dalam istilah medis merupakan rasa nyeri yang muncul saat buang air kecil dan umum terjadi pada pria atau wanita. Jika muncul sesekali, mungkin hanya gangguan ringan. Namun ketika muncul terlalu sering, Anda wajib mendeteksi penyebab anyang-anyangan yang dialami ini.
Untuk itu simak ulasan terkait gejala, pengobatan, dan cara mencegah anyang-anyangan di bawah ini.
Gangguan ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Mulai dari hal sepele hingga menjadi tanda adanya gangguan serius pada saluran pembuangan. Beberapa hal yang bisa jadi penyebab anyang-anyangan adalah :
- Kurang konsumsi air putih
- Kurang menjaga kebersihan saluran atau organ buang air kecil
- Hubungan seksual yang tidak aman
- Tidak buang air kecil setelah berhubungan intim
- Penggunaan produk yang dapat menimbulkan iritasi pada saluran pembuangan
Gejala Anyang-anyangan
Beberapa gejala umum sebenarnya bisa dengan mudah dikenali saat seseorang mengalami anyang-anyangan. Yang paling sering muncul antara lain sebagai berikut :
- Rasa nyeri atau perih saat buang air kecil
- Buang air kecil lebih sering, namun volumenya sedikit
- Buang air kecil tidak terasa tuntas
- Mengalami nyeri pada panggul (untuk wanita)
- Air kencing beraroma menyengat dan pekat
- Mengalami demam
- Rasa mudah lelah
Secara umum gejala yang paling sering muncul adalah yang disebutkan di atas tadi. Meski tak menutup kemungkinan juga terdapat gejala-gejala lain yang muncul akibat dari gangguan yang dialami pada saluran pembuangan.
Pengobatan Anyang-anyangan
Pengobatan anyang-anyangan sendiri nantinya akan disesuaikan dengan penyebab dari gangguan tersebut. Maka dari itu, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan terkait guna melakukan deteksi dini.
Baca Juga: Diabetes Kronis Dapat Menyebabkan Rasa Nyeri di Tubuh, Kenali Tanda-tandanya
Setelah diketahui penyebabnya, Anda bisa mendapatkan rekomendasi pengobatan yang sesuai dan ampuh untuk mengatasi anyang-anyangan.
Cara Menghindari Anyang-anyangan
Setelah mengetahui apa saja penyebab anyang-anyangan, maka otomatis Anda juga tahu benar cara menghindari gangguan kesehatan pencernaan ini.
Konsumsi air putih dalam jumlah ideal wajib jadi poin utama. Kemudian selalu jaga kebersihan saluran dan organ buang air kecil, sehingga dapat menurunkan risiko perkembangan bakteri atau infeksi virus yang dapat memicu anyang-anyangan.
Selanjutnya, usahakan berhubungan intim dengan cara yang aman dan jangan lupa buang air kecil setelah melakukan hubungan ini. Terakhir, hindari produk yang dapat menimbulkan iritasi, terlebih yang tidak memiliki kejelasan sertifikasi BPOM.
Itu tadi sedikit pembahasan mengenai gejala, pengobatan, pencegahan, dan penyebab anyang-anyangan. Semoga bisa menjadi informasi berguna, dan selamat beraktivitas!
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan