Suara.com - Pernah kah Anda bertanya-tanya mengapa kita selalu ingin buang air kecil ketika cuaca sedang dingin? Ternyata itu ada beberapa penyebabnya, lho!
Dilansir Science Alert, berikut dua penjelasan utama mengapa hal itu terjadi:
1. Perubahan gaya hidup
Di cuaca panas, kita cenderung berada di luar dan lebih aktif. Kita lebih banyak berkeringat (untuk menghilangkan panas) dan mudah mengalami dehidrasi jika tidak minum cukup air.
Ini berdampak pada jumlah cairan yang akan dikeluarkan tubuh kita, dan volume urin seringnya berkurang karena hal itu.
Sementara saat cuaca dingin, kita sering berada di dalam ruangan, di sekitar sumber air, jadi kita cenderung terhidrasi, kurang aktif, dan lebih sedikit berkeringat. Karenanya, kita cenderung memiliki lebih banyak cairan untuk dikeluarkan melalui urin.
2. Tubuh kita ingin menghindari kehilangan terlalu banyak panas
Jika tubuh cepat merasa dingin, tubuh akan melindungi organ dalam dengan beberapa cara. Salah satunya adalah "diuresi yang diinduksi dingin", atau peningkatan ekskresi urin sebagai respons terhadap dingin.
Awalnya, darah dialihkan dari kulit untuk menghindari kehilangan panasnya ke udara luar. Ini berarti lebih banyak darah yang mengalir melalui organ dalam.
Baca Juga: Apa Itu Kateter? Alat Bantu Buang Air Kecil yang Viral Setelah Video Mahasiswi Keperawatan
Secara khusus, darah mengalir ke ginjal dalam volume yang lebih banyak dan pada tekanan yang lebih tinggi. Ini meningkatkan jumlah yang dibutuhkan ginjal untuk menyaring. Akibatnya, tingkat ekskresi urin meningkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!