Suara.com - Baru-baru ini, tengah ramai di jagat maya mengenai perawat yang curhat tentang memasang kateter pada pasien pria saat praktek. Perawat tersebut pun langsung mendapat berbagai macam komentar karena dianggap kurang etis curhat seperti itu di media sosial. Lalu sebanarnya, apa itu kateter? Mari simak penjelasannya berikut ini.
Setelah viral video curhatan kateter, si perawat yang sedang praktek langsung ditarik dari tempat praktek. Bicara soal kateter, mungkin masih banyak yang belum mengetahui apa itu kateter. Untuk selengkapnya, simak ulasannya berikut ini mengenai apa itu kateter yang dielansir dari situs Health Navigator.
Mengenal Apa Itu Kateter
Kateter adalah tabung tipis yang digunakan untuk mengosongkan kandung kemih jika tidak dapat buang air kecil secara alami. Adapapun cara pemasangan kateter yaitu Kateter dimasukkan ke dalam uretra (bagian tubuh yang menghubungkan kandung kemih ke luar) dan melalui kandung kemih untuk membiarkan urin mengalir dari kandung kemih ke dalam kantong drainase atau toilet.
Kateter dapat digunakan baik untuk waktu yang singkat, misalnya setelah beberapa operasi atau untuk melakukan tes medis tertentu, atau jangka panjang karena kondisi seperti inkontinensia urin (tidak dapat mengontrol saat buang air kecil) atau kelumpuhan.
Jenis-jenis Kateter
Ada beberapa jenis kateter yang digunakan tergantung pada apakah mereka tetap berada di kandung kemih atau dikeluarkan setelah kandung kemih kosong. Nah, berikut ini jenis-jenisnya.
• Intermittent catheter
Intermittent catheter dimasukkan ke dalam kandung kemih untuk mengalirkan urin, dan setelah kandung kemih kosong, itu dikeluarkan.
Kateter intermiten ini dimasukkan beberapa kali sepanjang hari, seperti yang diputuskan oleh dokter atau perawat. Namun, adanya juga yang belajar memasukan kateter sendiri.
• Indwelling catheters
Indwelling catheters dimasukkan ke dalam kandung kemih, tetapi tidak seperti kateter intermiten, karena kateter tidak dilepas saat kandung kemih kosong. Itu dipegang oleh balon kecil berisi air yang terhubung ke kateter. Kateter dilekatkan pada kantong drainase di luar tubuh yang dapat diamankan ke kaki atau diletakkan di lantai.
Beberapa kateter terus menerus mengalirkan urin dari kandung kemih, sementara yang lain memiliki katup yang dibuka setiap beberapa jam untuk mengalirkan kandung kemih saat terasa penuh.
• Suprapubic catheters
Suprapubic catheters adalah tabung yang dimasukkan melalui dinding perut ke dalam kandung kemih. Urine dikeringkan dari kandung kemih ke dalam kantong drainase di luar tubuh.
Jahitan kecil di perut membantu menjaga kateter suprapubik tetap di tempatnya. Kateter ini digunakan ketika uretra rusak atau kateter tidak dapat dimasukkan melalui uretra.
Demikian ulasan mengenai apa itu kateter. Jika Anda menggunakan kateter dalam jangka panjang, nantinya dokter atau perawat Anda akan menunjukkan cara merawatnya, termasuk apa yang harus dilakukan jika Anda memiliki masalah dan tips untuk mengelolanya setiap hari serta hal-hal penting lainnya.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
RSUD Wonosari Panggil Unisa Yogyakarta dan Mahasiswi Pembuat Konten Bernada Melanggar Kode Etik Perawat
-
Mahasiswi Unisa Yogyakarta Klarifikasi Curhat Kateter Sebagai Edukasi, DPW PPNI DIY: Tindakannya Melanggar Kode Etik
-
Apa Itu Kateter Urin yang Heboh Dibicarakan Gegara Konten TikTok Mahasiswi Keperawatan?
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?