Suara.com - Beberapa waktu lalu, Ruben Onsu sempat dirawat di ICU rumah sakit hingga membutuhkan transfusi darah.
Sarwendah, istri Ruben Onsu pun akhirnya membeberkan bahwa suaminya itu mengalami darah rendah sampai harus mendapatkan perawatan medis.
"Jadi Ayah (Ruben Onsu) masuk rumah sakit. Biasanya, kan, aku cek darah rutin 3 bulan sekali, ternyata darahnya ayah rendah jadi masuk rumah sakit," ungkap Sarwendah dikutip dari YouTube The Onsu yang diunggah Sabtu (4/6/2022).
Darah rendah atau hipotensi merupakan kondisi ketika tekanan darah kurang dari 90/60 mmHg. Umumnya, darah rendah tidak menunjukkan gejala, tapi seseorang mungkin bisa mengalami pusing, lemas hingga pingsan.
Tekanan darah rendah ini juga bisa menjadi pertanda suatu penyakit. Bahkan dilansir dari Alodokter, kondisi ini pun bisa mengancam jiwa bila sudah parah dan tak tertangani.
Anda juga harus tahu beberapa kondisi yang bisa menyebabkan hipotensi atau tekanan darah rendah, antara lain:
1. Konsumsi obat-obatan
Beberapa obat memang memiliki efek penurunan tekanan darah, seperti furosemide, atenolol, levodopa, sildenafil, atau propranolol.
2. Ketidakseimbangan hormon
Baca Juga: Dokter Lois Owien Meninggal Dunia Karena Kanker, Ini 5 Makanan yang Dapat Memicunya
Penurunan kadar hormon dalam darah yang menyebabkan ketidakseimbangan bisa menyebabkan tekanan darah rendah. Kondisi ini bisa disebabkan oleh diabetes dan penyakit tiroid.
3. Kehamilan
Tekanan darah selama kehamilan biasanya mengalami penurunan akibat perkembangan sirkulasi darah dalam tubuh ibu hamil.
4. Dehidrasi
Saat tubuh dehidrasi atau kekurangan cairan, volume darah akan berkurang yang menyebabkan darah rendah.
5. Kekurangan nutrisi
Kekurangan asupan vitamin B12 dan asam folat bisa menyebabkan anemia hingga penurunan tekanan darah.
6. Penyakit jantung
Tekanan daran rendah juga bisa disebabkan oleh penyakit jantung. Karena, jantung mungkin tidak bisa memompa darah dengan baik.
7. Perdarahan
Perdarahan dalam jumlah besar bia menurunkan volume dan aliran darah ke berbagai jaringan tubuh. Kondisi ini bisa menyebabkan tekanan darah rendah.
8. Reaksi alergi
Reaksi alergi juga bisa menimbulkan anafilaksis (reaksi alergi parah) yang menyebabkan penurunan tekanan darah.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia