Suara.com - Banyak orang yang menyukai makanan pedas. Selain menambah cita rasa pada makanan, rupanya makanan pedas ini juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Lantas, apa saja manfaat makan makanan pedas? Yuk simak pembahasannya berikut ini.
Diketahui, makanan pedas ini bisa berasal dari berbagai bumbu dapur, seperti kunyit, cabai, maupun merica. Bahan-bahan ini menambahan cita rasa makanan semakin terasa sedap dan menggoda lidah, terutama bagi yang menyukai pedas. Nah melansir dari sejumlah sumber, adapun manfaat makan makanan pedas yakni sebagai berikut.
Manfaat Makan Makanan Pedas
1. Menurunkan berat badan
Cabai sebenarnya dapat meningkatkan metabolisme Anda dengan menggunakan lebih banyak kalori dan juga dapat mengoksidasi lemak, yang berarti dapat mendorong tubuh untuk menggunakan lebih banyak bahan bakar lemak. Ada penelitian yang menyebutkan bahwa makanan pedas menurunkan nafsu makan Anda, menurunkan jumlah kalori yang Anda serap.
2. Mencegah penyakit jantung
Dr Michael Miller yang merupakanProfesor kedokteran kardiovaskular di Fakultas Kedokteran Universitas Maryland menemukan bahwa capsaicin dapat mempengaruhi pembuluh darah yang menyebabkan mereka melebar dan penurunan tekanan darah. Selain itu, kurkumin yang terkandung di dalamnya memiliki elemen anti-inflamasi yang kuat yang membantu membalikkan kerusakan pembuluh darah, membantu menurunkan kolesterol dan mencegah penumpukan kolesterol jahat.
3. Pencegahan kanker
Menurut Cancer Research di Inggris, mereka menemukan bahwa kurkumin (yang merupakan komponen dalam kunyit) dapat mengurangi dan mencegah pertumbuhan sel kanker.
Baca Juga: Agar Tak Ambruk Seperti Irfan Hakim, Ini 5 Tips Menjaga Kesehatan untuk Si Pecinta Pedas
4. Umur panjang
Sebuah studi dari Chinese Academy of Medical Sciences menemukan bahwa orang yang makan makanan pedas enam atau tujuh kali seminggu memiliki risiko kematian dini 14 persen lebih rendah. Ahli gizi berhipotesis bahwa mungkin karena makan makanan pedas menyebabkan penurunan berat badan, penyakit jantung dan pencegahan kanker yang dapat membantu orang hidup lebih lama.
5. Membuat Lebih Bahagia
Cabai pedas terbukti membuat Anda lebih bahagia. Hal ini karena capsaicin menipu otak untuk berpikir bahwa kita sedang terluka, yang melepaskan endorfin untuk menghilangkan rasa sakit dan dopamin yang bertanggung jawab atas rasa kesenangan. Inilah sebabnya mengapa cabai dikatakan membantu meringankan depresi dan stres.
6. Meredakan Sakit
Jika Anda sedang sakit dan berharap rasa sakitnya akan hilang untuk sementara, cabai bisa menjadi jawabannya. National Headache Foundation di Amerika Serikat mengatakan bahwa makan makanan dengan cabai dapat membantu mengurangi rasa sakit kepala. Cabai (yang mengandung capsaicin) juga dapat digunakan secara eksternal untuk mengurangi atau menghilangkan rasa sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh