Suara.com - Presenter Irfan Hakim sempat dilarikan ke rumah sakit pada Minggu (5/6) setelah mengonsumsi keripik pedas. Beruntung setelah mendapat pertolongan, kondisi Irfan Hakim berangsur membaik bahkan tidak sampai menginap di rumah sakit.
Mengonsumsi makanan pedas sendiri dapat menyebabkan berbagai efek samping bagi tubuh. Mulai dari muka memerah dengan keringat mengalir deras, hingga sensasi perut terbakar dan mulas.
Meski tidak diketahui pasti apa faktor lain yang menyebabkan Irfan Hakim tumbang sesaat setelah mengonsumsi makanan pedas, namun mengonsumsi makanan tersebut memang memerlukan kehati-hatian.
Dikutip dari Hello Sehat, berikut lima tips yang bisa jadi cara ampuh mengurangi efek samping makanan pedas. Apa saja? Berikut penjelasannya.
1. Hindari Makan Pedas saat Perut Kosong
Jika Anda berniat untuk makan makanan pedas, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan tersebut saat perut kosong. Perut yang kosong akan kaget jika tiba-tiba diisi dengan makanan pedas.
Akibatnya, ini akan menyebabkan asam lambung naik dan membuat Anda sakit perut. Terutama apabila Anda memiliki ulkus lambung, sindrom iritasi usus (IBS), atau gangguan pencernaan lainnya.
Dalam beberapa kasus, mengonsumsi makanan pedas saat perut kosong dapat mempengaruhi atau memperburuk kondisi medis tersebut, dan akan meningkatkan intensitas gejala.
2. Perhatikan Porsi Makan
Bagi sebagian orang, makanan pedas bisa membuat selera makannya meningkat. Tidak jarang, hal ini membuat banyak orang makan makanan pedas dengan kalap tanpa memperhatikan porsi makannya.
Oleh karena itu, bagi Anda yang mempunyai riwayat gangguan pencernaan, penting untuk memperhatikan porsi makan Anda saat makan makanan pedas. Meski begitu, Anda yang dalam kondisi sehat pun sebaiknya juga memperhatikan porsi makan Anda.
Baca Juga: Irfan Hakim Dilarikan ke IGD karena Makan Keripik Pedas, Ini Lho Bahayanya!
Pasalnya, segala hal yang berlebihan pasti tidak baik dan bisa merusak. Itu sebabnya, makanlah secukupnya. Jangan makan berlebihan ataupun kekurangan.
3. Hindari Makan Pedas Sebelum Tidur
Konsumsi makanan pedas sebelum tidur dapat menyebabkan gangguan pencernaan yang bisa mengganggu tidur Anda. Hal ini disebabkan karena senyawa capcaisin yang terkandung dalam cabai dapat memengaruhi tidur Anda melalui perubahaan suhu tubuh.
Tidak hanya itu, makan pedas sebelum tidur juga akan meningkatkan risiko refluks asam lambung di malam hari, karena isi perut akan lebih banyak mengalir ke kerongkongan saat Anda berbaring.
Hal tersebutlah yang bisa mengganggu tidur Anda. Jika Anda ingin mengonsumsi makanan pedas di malam hari, makanlah minimal tiga jam sebelum tidur.
4. Minum Susu
Senyawa capsaicin dalam cabai mengaktifkan pelepasan zat P, yaitu senyawa yang memicu rasa nyeri dan sensasi terbakar di mulut juga pencernaan Anda. Sayangnya, air saja tidak bisa mengurangi sensasi kepedasan tersebut dengan baik.
Pasalnya senyawa capsaicin berbahan dasar minyak dan tidak akan bisa dihilangkan hanya dengan air. Sebagai gantinya, cobalah minum susu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal