Suara.com - Bagi orangtua sebaiknya selalu awasi anak saat tengah bermain sendiri. Pastikan tidak ada benda berbahaya di dekatnya. Salah satunya ialah baterai.
Duracell dan perawat Emma Hammett dari organisasi medis Inggris, First Aid for Life, bekerja sama dalam penelitian baru untuk menawarkan kiat-kiat untuk meningkatkan keamanan di sekitar rumah.
Mereka mensurvei 2.000 peserta dan hampir satu dari empat orang tua mendapati anak mereka bermain dengan baterai yang longgar di rumah.
Lima puluh tiga persen juga mengakui bahwa mereka dengan santai meninggalkan baterai di tempat terbuka di mana anak-anak bisa mendapatkannya.
Itu akan menjadi situasi yang sangat buruk. Misalnya, menelan sel berbentuk koin yang mudah ditelan dapat menyebabkan reaksi kimia yang mengancam jiwa hanya dalam waktu dua jam, dengan energi dari baterai bereaksi dengan air liur untuk menghasilkan soda kaustik yang, dalam berubah, terbakar menjadi jaringan, menyebabkan pendarahan internal.
“Meluangkan waktu 10 menit untuk memeriksa tidak ada baterai yang lepas di sekitar rumah Anda adalah langkah sederhana yang harus diambil untuk membuat rumah Anda lebih aman,” saran Hammett.
“Pastikan Anda telah menemukan semua perangkat di rumah Anda yang berisi baterai kancing dan periksa keamanannya, serta jauhkan baterai dari pandangan dan jangkauan dan daur ulang yang digunakan dengan tepat,” lanjutnya.
Jika Anda menduga anak Anda telah menelan baterai, dia merekomendasikan untuk membawa mereka ke ruang gawat darurat "sesegera mungkin - jangan tunda."
Baca Juga: Untaian Doa Lepas Jenazah Eril ke Pemakaman, Ridwan Kamil Ucapkan Terima Kasih
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala