Suara.com - Selain bau mulut, makanan dan minuman tertentu dapat menyebabkan bau keringat Anda berubah sehingga menimbulkan bau badan. Ada makanan dan minuman tertentu, bahkan yang sehat, yang menyebabkan bau badan. Adapun beberapa makanan penyebab bau badan yakni sebagai berikut.
Anda mungkin kehilangan beberapa nutrisi penting jika Anda melakukannya. Tapi, makan makanan ini dalam jumlah berlebihan bisa membuat senyawa berbau busuk di dalamnya dikeluarkan melalui kelenjar keringat Anda.
Diketahui, terdapat senyawa yang dikenal sebagai senyawa organik volatil (VOC) yang dapat menyebabkan keringat berbau menyengat. Sebaiknya perhatikan apa dan berapa banyak makanan yang Anda makan untuk menghindari bau badan. Lantas, apa saja makanan penyebab bau badan? Berikut ini ulasannya yang dilansir dari berbagai sumber.
Makanan Penyebab Bau Badan Tak Sedap
1. Gula halus
Kandungan gula rafinasi dalam banyak makanan bersama dengan indeks glikemik yang tinggi mungkin menjadi penyebab bau yang dihasilkan setelah memakannya. Gula dari makanan olahan yang ditemukan dalam darah setelah makan ternyata mengubah kimiawi keringat (pada beberapa orang) ketika bercampur dengan bakteri yang ditemukan di kulit, sehingga menyebab bau badan
2. Daging merah
Makan malam steak yang mewah dapat dengan cepat berubah menjadi asam. Pasalnya, asam amino dalam daging merah tetap tertinggal di usus Anda saat pencernaan terjadi. Ketika enzim memecah asam ini di usus, mereka bercampur dengan bakteri di kulit yang meningkatkan bau. Kimia tubuh Anda juga memainkan peran besar dalam berapa lama bau ini bertahan. Bagi sebagian orang, itu hanya beberapa jam.
3. Ikan
Baca Juga: Berhenti Makan Daging Merah Mendadak Sebabkan 5 Efek Ini pada Tubuh!
Ikan umumnya merupakan pilihan protein yang sehat dengan asam lemak omega-3 yang ditemukan di dalamnya yang penting untuk fungsi otak. Alasan bau amis pada beberapa orang adalah karena gangguan metabolisme yang membuatnya lebih sulit untuk memecah trimetilamina (bahan kimia alami dalam makanan laut).
3. Bawang Putih dan Bawang Merah
Sebagian besar dari kita terbiasa dengan keringat yang sedikit lebih pedas dari biasanya setelah makan bawang putih dan bawang merah. Saat tubuh kita memecah bawang putih dan bawang merah (melalui proses pencernaan), senyawa seperti belerang diproduksi.
Ketika senyawa ini bereaksi dengan keringat di kulit, maka akan mengeluarkan bau badan bawang putih yang sangat terkenal di kelenjar apokrin. Untuk menghindarinya, Anda bisa mengolah bawang merah dan bawang putih dengan memasaknya dan bukan dikonsumsi secara mentah.
4. Alkohol
Ketika kita minum alkohol, tubuh kita secara alami memetabolismenya menjadi asam asetat. Ini memiliki bau manis (bukan jenis manis yang baik) yang berkontribusi terhadap bau badan. Meminimalisir bau tidak sedap ini bisa dilakukan dengan mengonsumsi air putih sambil minum alkohol (segelas air per gelas alkohol) dan tentunya dengan membatasi konsumsi alkohol.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?