Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengumumkan bahwa vaksin Pfizer dosis anak aman dan efektif bagi anak di bawah lima tahun (balita).
Menurut badan tersebut, ini adalah langkah kunci menuju keputusan yang telah lama ditunggu-tunggu untuk mulai memvaksinasi balita Amerika.
FDA mengunggah analisisnya tentang vaksinasi Pfizer ini menjelang pertemuan para ahli pada Rabu untuk menentukan apakah vaksin Pfizer siap bagi 18 juta bayi, balita dan anak-anak pra sekolah di Amerika.
Dilansir NBC News, alita merupakan satu-satunya kelompok yang belum memenuhi syarat untuk vaksinasi Covid-19 di AS.
Akhir pekan lalu, FDA juga telah mengunggah hasil analisis vaksin Moderna bagi anak di bawah usia 6 tahun.
Bila regulator obat menyetujui penggunaan salah satu atau keduanya, vaksinasi dapat dimulai sesegera mungkin pada minggu depan. Produsen juga siap mengirimakan dosis yang dipesan oleh pemerintah secara cepat.
Dalam uji klinis, FDA mengatakan anak-anak dapat mengembangkan antibodi tingkat tinggi, yang diharapkan dapat melindungi dari SARS-CoV-2.
Vaksin Pfizer, yang diberikan dalam tiga tahap, tampak 80 persen efektif mencegah gejala Covid-19, meski perhitungan tersebut didasarkan pada 10 kasus yang didiagnosis di antara peserta penelitian. Angka tersebut dapat berubah seiring stud Pfizer berlanjut.
Sementara dua dosis Moderna hanya membangun antibodi sekitar 40 hingga 50 persen dalam mencegah infeksi Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi