6. Menggunakan obat penangkal infeksi
Kulit yang melepuh saat dihangatkan dapat membuat infeksi. Untuk itu, mengonsumsi onat penangkal infeksi dapat membatu proses penyembuhan .
7. Suntik obat intravena (IV)
Suntik obat intravena dapat membantu memulihkan aliran darah (trombolitik), seperti aktivator plasminogen jaringan (TPA). Berdasarkan studi, TPA dapat menurunka risiko amputasi. Namun, proses penyembuhan ini memiliki risiko mengalami pendarahan serius.
8. Merawat bagian yang luka
Ketika mengalami frostbite, seseorang dapat merawat luka agar tidak semakin parah sebelum mendapatkan pertolongan lebih lanjut.
9. Operasi
Saat frostbite sudah semakin parah, salah satu opsi menyembuhkannya yaitu dengan operasi. Biasanya bagian yang mengalami frostbite memerlukan pembedahan atau amputasi untuk mengangkat jaringan yang mati.
10. Terapi oksigen hiperbarik
Baca Juga: Lahir Prematur 23 Minggu, Bayi Ini Sanggup Bertahan Meski Kaki Sudah Diamputasi!
Berdasarkan data, beberapa pasien yang melakukan terapi oksigen menunjukkan gejala yang sudah berkurang. Namun, hal masih membutuhkan studi lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini