Suara.com - Belum lama ini artis Ruben Onsu dikabarkan mengidap sebuah penyakit serius. Seperti yang diketahui pembawa acara yang satu ini juga kerap kali bolak-balik rumah sakit untuk memeriksa kondisi kesehatannya itu.
Beberapa kali juga terlihat wajah Ruben Onsu yang pucat. Bahkan, dengan riasan make up di wajahnya juga tidak menutupi kondisinya yang pucat di depan kamera.
Hal tersebut membuat masyarakat penasaran terhadap penyakit yang dideritanya. Banyak masyarakat yang beranggapan kalau ia hanya kelelahan. Sementara beberapa lainnya percaya ia memiliki penyakit yang serius.
Berbicara mengenai wajah pucat pada Ruben, dari segi kesehatan hal tersebut dapat terjadi karena beberapa kondisi.
Melansir laman Buoy Health, berikut beberapa hal yang menyebabkan seseorang tampak pucat.
1. Anemia
Anemia dapat menyebabkan wajah seseorang tampak pucat. Selain wajah menjadi pucat, gejala lain anemia sendiri yaitu rasa lelah, sesak napas, dan pusing. Diketahui anemia terjadi saat seseorang kekurangan sel darah merah yang sehat sehingga tubuh kekurangan oksigen. Oleh karena itu, orang akan terlihat pucat ketika mengalaminya.
Untuk kondisi yang lebih parah, anemia juga bisa menyebabkan masalah jantung dan komplikasi terutama pada ibu hamil.
2. Infeksi saluran pernapasan
Gejala dari seseorang yang mengalami infeksi saluran pernapasan di antaranya batuk, pilek, hidung tersumbat, demam (meriang), lelah, dan kulit yang pucat. Seseorang yang mengalami infeksi saluran pernapasan akan membuat bagian pembuluh darah menyempit. Hal tersebut yang membuat wajah seseorang tampak pucat.
Baca Juga: Kasih Amanat ke Betrand Peto, Ruben Onsu: Mumpung Masih Ada Kesempatan
Kondisi ini juga dapat berbahaya jika kadar oksigen turun jauh dari kisaran normal. Untuk itu, biasanya seseorang diharuskan mengonsumsi antibiotik untuk menyembuhkan kondisinya itu.
3. Kekurangan folat
Folat merupakan vitamin B9 yang berguna untuk membuat sel darah merah mengangkat oksigen ke seluruh tubuh.
Kekurangan folat juga dapat memicu gangguan lain seperti hipotiroidisme atau anemoa aplastik. Selain itu, gejala yang muncul saat seseorang kekurangan folat di antaranya energi yang berkurang, kulit yang pucat, kelelahan, dan kesulitan bernapas.
4. Hipotiroidisme
Hipotiroidisme terjadi ketika kondisi autoimun yang menyebabkan sistem kekebalan menyerang kelenjar tiroid.
Biasanya gejala seseorang yang mengalami beberapa hal seperti, kulit kering dan pucat, perasaan lelah, berat badan yang meningkat, serta sembelit. Kondisi ini juga dapat berisiko menyebabkan komplikasi serta masalah jantung dan infertilitas.
5. Vitiligo
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026