Suara.com - Orang yang mengidap penyakit vitiligo akan mengalami perubahan warna kulit hingga muncul bercak putih pada area tertentu.
Namun hal yang perlu diketahui oleh masyarakat adalah, bercak putih akibat vitiligo berbeda dengan tanda lahir.
Hal itu dikatakan oleh Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin - dr. Reiva Farah Sp.KK. dalam acara webinar Hari Vitiligo Sedunia bersama Regenesis, yang diselenggarakan hari ini, Rabu (22/6/2022).
"Saya sering ditanya, kalau tanda lahir anak berwarna putih orangtua takut anaknya vitiligo. Tapi vitiligo itu bukan penyakit yang ada sejak lahir. Tapi, bisa terjadi sesaat setelah lahir," katanya.
Dari pengalaman pribadinya yang berpraktik di RSUP Hasan Sasikin Bandung, pasien vitiligo termuda yang ditemuinya berusia tujuh bulan. Data secara global juga tercatat, berdasarkan jurnal di India, pasien vitiligo termuda berusia satu bulan.
"Yang pasti bukan terjadi pada saat lahir langsung putih, jadi orangtua juga harus bisa membedakan," pesannya.
Ia menjelaskan bahwa tanda lahir biasanya berwarna putih atau agak pink. Sedangkan vitiligo, perubahan kulit saat awal gejala akan berwarna krem.
Kemudian, lambat laun akan berubah menjadi bercak putih.
Dokter Reiva mengatakan, 80 persen pasien vitiligo di Indonesia mulai mengalami gejala saat masih anak-anak.
Baca Juga: Oriflame Rilis Skincare Seri Terbaru, Diklaim Cocok Jadi Perawatan Wajah Dasar Saat Berpuasa
Selain pada permukaan kulit, vitiligo juga bisa mengenai bagian mukosa atau selaput lendir, seperti di bibir. Atau bisa menjadi uban, tetapi juga harus dilihat apakah kulit kepalanya berubah warna.
"Kalau kulit kepala ikut memutih, itu bisa jadi vitiligo. Tapi kalau kulit kepalanya tidak putih berarti rambutnya saja yang memutih, bukan vitiligo," imbuhnya.
Vitiligo termasuk penyakit yang kompleks, kata dokter Reiva. Penyebabnya bisa jadi karena faktor keturunan juga paparan dari lingkungan.
Tetapi orang dengan vitiligo, saat memiliki anak belum tentu keturunannya juga akan mengidap vitiligo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh