Suara.com - Karbohidrat sering mendapatkan reputasi buruk. Padahal, tubuh juga membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi.
Menghindari asupan karbohidrat dapat membuat Anda kekurangan energi dan menyebabkan kekurangan nutrisi. Inilah mengapa penting untuk mengonsumsi makanan seimbang dari kelima kelompok makanan.
Berdasarkan Live Science, karbohidrat terbagi menjadi dua, 'baik' dan 'buruk'.
Apa itu karbohidrat baik?
Karbohidrat yang ditemukan dalam makanan nabati, atau karbohidrat kompleks, merupakan karbohidrat 'baik'. Seringnya dikemas dengan nutrisi lain, seperti serat yang membantu meningkatkan pencernaan dan mendukung metabolisme.
“Untuk menuai manfaat dari karbohidrat, cobalah memilih karbohidrat yang sarat dengan nutrisi, seperti biji-bijian dan buah-buahan dan sayuran. Ini adalah karbohidrat kompleks atau karbohidrat 'baik'," jelas ahli gizi Kristen Oddy.
Beberapa contoh karbohidrat 'baik' termasuk gandum, buah utuh, ubi jalar, yogurt, bit, pisang, wortel, beras merah, dan kacang-kacangan.
Sementara itu, karbohidrat 'buruk'?
Karbohidrat sederhana atau 'buruk', yang juga dikenal sebagai karbohidrat olahan, adalah gula, dipecah dengan cepat dan digunakan sebagai energi.
Baca Juga: Bagaimana Efisiensi Nikuba, Air Bisa jadi Sumber Energi Pengganti Bensin?
Selama pemrosesan, benih gandum utuh dihilangkan, yang juga menghilangkan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan, yang berarti makanan ini memiliki nilai gizi yang kecil.
"Karbohidrat jenis ini sering dicap buruk tetapi tidak semua karbohidrat sederhana tidak sehat. Beberapa buah dan susu utuh terdiri dari kerbohidrat sederhana, tetapi tetap mengandung berbagai nutrisi sehat," sambung Oddy.
Contoh karbohidrat buruk seperti roti putih, adonan pizza, kue kering, pasta putih, bir, jus buah, soda manis, pancake, dan kue.
Secara teratur mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat sederhana berkualitas rendah memiliki peningkatan risiko penyakit kronis, seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang