Suara.com - Anda mungkin pernah bangun tidur dengan sakit kepala. Kondisi ini pastinya sangat tidak menyenangkan dan mengganggu aktivitas.
Sakit kepala ketika bangun tidur bisa terjadi ketika Anda mengalami dehidrasi, yang terkadang bisa disebabkan oleh kebanyakan minum alkohol.
Tetapi, stres dan penyakit lain juga bisa menyebabkan sakit kepala ketika bangun tidur. Sakit kepala ketika bangun tidur di pagi hari bisa terjadi karena berbagai alasan, beberapa di antaranya tidak serius.
Bahkan, penyebab sakit kepala di pagi hari biasanya tak perlu dikhawatirkan karena biasanya hanya dehidrasi.
Namun dilansir dari The Sun, rasa sakit kepala terus-menerus setiap pagi hari ini bisa menjadi indikator masalah kesehatan yang mendasar.
Sebelum mengetahui hal itu, Anda harus tahu bahwa gejala sakit kepala bisa berbeda-beda tergantung jenisnya.
Sakit kepala migrain sering digambarkan sebagai rasa sakit yang berdenyut-denyut. Sakit kepala cluster lebih terasa terbakar hebat dan cenderung terjadi di sekitar mata.
Sedanhkan, sakit kepala sinus biasanya disebabkan oleh infeksi atau penyakit yang fokus di sekitar hidung, mata atau dahi.
Sakit kepala datang dalam berbagai bentuk, yakni migrain, sakit kepala tegang atau sakit kepala cluster. Sakit kepala pagi hari biasanya dimulai antara jam 4 pagi sampai jam 9 pagi dan seringkali cenderung mengganggu tidur penderitanya.
Baca Juga: POTG Daud Yordan: Mimpi-mimpi, Tinju, Karir Profesional dan Politik
Rasa sakit dapat dibagi menjadi beberapa kategori, baik sakit kepala cluster atau sakit kepala tegang dan migrain.
Jenis sakit kepala pagi lainnya dapat mencakup sakit kepala paroksismal dan obat yang berlebihan. Studi telah menemukan bahwa kebanyakan orang yang menderita sakit kepala di pagi hari juga menderita gangguan tidur.
Ada banyak hal yang bisa menyebabkan Anda terbangun di pagi hari dengan sakit kepala, seperti:
- Kerja shift
- Gangguan tidur
- Masalah kesehatan mental dan fisik
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?