Suara.com - Gejala utama virus corona Covid-19 adalah batuk terus-menerus, kehilangan indra penciuman dan perasa, serta demam.
Beberapa gejala virus corona Covid-19 pun cukup mirip dengan pilek atau flu. Tapi, ada satu gejala virus corona yang mirip dengan keracunan makanan.
Selama pandemi virus corona Covid-19, banyak pasien yang mengalami diare akibat infeksi penyakit tersebut.
Sebenarnya, para ilmuwan tidak tahu pasti hubungan virus corona Covid-19 dan gejala diare. Tapi, hal terpenting adalah orang-orang harus tahu diare bisa menjadi salah satu gejala virus corona.
Sehingga, orang yang mengalami diare bisa berhati-hati dengan cara mengisolasi diri dan melakukan pengujian.
Dilansir dari Express, adapun gejala virus corona Covid-19 lainnya, termasuk:
- Sesak napas
- Kelelahan
- Sakit kepala
- Sakit tenggorokan
- Hidung tersumbat atau berair
- Kehilangan selera makan
- Merasa sakit, seperti mual atau muntah
Saat ini, kasus virus corona Covid-19 sedang meningkat kembali karena munculnya dua subvarian Omicron, yakni BA.4 dan BA.5. Bahkan, subvarian Omicron ini sudah menyebar luas ke beberapa wilayah.
Meskipun kasus meningkat akibat subvarian Omicron, orang-orang tidak perlu terlalu khawatir. Semua orang hanya perlu tetap waspada, melaksanakan protokol kesehatan dan vaksinasi.
NHS sendiri menyarankan orang yang mengalami setidaknya salah satu gejala virus corona Covid-19 harus mengisolasi diri atau tinggal di rumah saja dan hindari kontak dekat dengan orang lain.
Baca Juga: Keracunan Makanan, Penyanyi Ini Mengaku seperti Meninggal selama 9 Menit!
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!